SuaraSurakarta.id - Mayarakat di Kabupaten Sragen mendadak gempar dengan kasus perobohan masjid yang terjadi di Dukuh Kowang, Desa Ngargotirtyo, Kecamatan Sumberlawang.
Perobohan masjid Al Fattah pada Februari lalu itu viral di berbagai media sosial (medsos) termasuk Instagram hingga menjadi perbincangan masyarakat.
Seperti diketahui, perobohan masjid itu dilakukan setelah mendapat iming-iming dari seseorang yang akan membangun ulang. Namun hingga saat ini, janji sosok yang disebut-sebut berasal dari Jakarta itu tak kunjung terealisasi.
Kondisi itu membuat Kemenag Jateng harus turun gunung. Kepala Kantor Kemenag Jateng, H Musta’in Ahmad datang bersama jajarannya, mendatangi lokasi Selasa (5/4/2022).
Musta'in mengatakan dalam hal tersebut pihaknya menyerahkan bantuan sebesar Rp100 juta untuk masjid tersebut.
Diakuinya, jumlah bantuan itu memang tidak sebanding dengan kebutuhan tapi bisa memberi semangat kepada pihak terlibat.
"Awal ini, nanti dari Kanwil Kemenag Jawa Tengah kita bantu untuk renovasi Rp100 juta," kata Musta’in.
Selain iti, Musta'in juga mengajak dari berbahai kalangan untuk membantu donatur demi kelancaram pembangunan masjid tersrbut.
Pihaknya juga meminta kejadian perobonhan tersebut tidak perlu dibesar-besarkan atau didramatisir. Kejadian ini disebutnya sesuatu yang lumrah.
"Lumrah yang artinya kondisinya belum memungkinkan dan akan niat itu (membangun ulang masjid) belum terlaksana. Di satu sisi pihak panitia bersemangat," paparnya.
Sebelumnya, ketua pembangunan masjid, Agus Pudiyono menceritakan, awalnya warga sekitar hanya ingin merenovasi masjid agar lebih representatif.
Mengingat ada beberapa kerusakan yang harus segera diperbaiki agar tidak menimbulkan masalah di kemudian hari.
”Pada saat kami punya ide renovasi, ada ada orang yang mengaku-aku dekat seorang dermawan dari Jakarta, menjanjikan pembangunan masjid seutuhnya,” ujar Agus.
Agus memaparkan, dua orang itu kemudian menyarankan agar masjid kampung itu dirobohkan untuk diganti dengan bangunan baru.
Tak hanya itu, dua sosok misterius itu jua menyebut biaya pembangunan masjid sepenuhnya akan ditanggung.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Ika Wonda Hattrick, MilkLife Strikers Buka Singa Cup 2026 dengan Kemenangan Telak
-
Latihan Jadi Pengusaha Digital, Santri di Solo Mimpi Buka Warung Pecel Lele
-
Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!
-
Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum
-
Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar