SuaraSurakarta.id - Konsumsi makanan sehat perlu diperhitungkan oleh masayarakat. Sebab, pola hidup sehat bagian dari investasi masa depan.
Karbohidrat menjadi asupan gizi yang tak bisa ditinggalkan. Lalu makanan karbohidrat apa yang sehat dikonsumsi?
Sebagian besar buah-buahan, biji-bijian, dan pilihan karbohidrat baik lainnya merupakan tambahan yang bagus untuk diet ramah tekanan darah.
Ada beberapa pilihan khusus yang menawarkan manfaat unik dan mengandung karbohidrat terbaik untuk ditambahkan sebagai asupan.
Berikut tujuh bahan pangan yang layak bagi seseorang yang tengah menjaga tekanan darah dan membuatnya lebih baik, sebagaimana dikutip dari Eatingwell, Selasa (29/3/2022):
1. Pisang
Dari banyak makanan yang mengandung potasium, pisang merupakan salah satu makanan yang kaya karbohidrat terbaik untuk mendukung tekanan darah yang sehat.
Sejak American Heart Association merekomendasikan bahwa orang dewasa dengan tekanan darah di atas 120/80 perlu meningkatkan asupan kalium, pisang merupakan pilihan yang cerdas.
Pisang bisa dinikmati dengan hanya mengupas kulitnya dan memakannya, tapi menambahkan smoothie protein coklat-pisang bisa menambahkan potasium ekstra.
Baca Juga: Buat Suasana Bahagia, Ini Tips Memberikan Makan Kapada Anak
2. Kacang
Kacang menawarkan beberapa karbohidrat alami bersama dengan protein nabati dan banyak vitamin dan mineral, termasuk magnesium yang mendukung tekanan darah yang sehat. Plus, serat larut dan tidak larut, termasuk pati resisten yang secara alami ditemukan dalam kacang, dapat membantu menjaga tekanan darah.
Menurut meta-analisis yang diterbitkan dalam American Journal of Hypertension, orang yang makan lebih banyak kacang dan lentil mengalami penurunan tekanan darah sistolik (angka di atas fraksi tekanan darah), terlepas dari apakah mereka memiliki diagnosis hipertensi.
Faktanya, makan rata-rata 1 2/3 porsi harian kacang-kacangan, selama periode penelitian 10 minggu rata-rata, secara signifikan menurunkan tekanan darah sistolik sebesar 2,25 mm Hg.
3. Yoghurt
Yogurt telah menjadi makanan populer di kalangan orang-orang yang mendukung kesehatan usus, berkat manfaatnya menjaga keseimbangan mikrobioma. Tetapi, yogurt jauh lebih dari sekadar asupan susu yang dikemas dengan probiotik.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jokowi akan Hadir di Sidang Tahunan MPR RI dan Upacara HUT RI ke-81, Sudah Siapkan Baju Adat
-
Jokowi Tantang dr Tifa, Kalau Yakin 100 Persen Ijazahnya Palsu: Buktikan di Persidangan!
-
Perkuat Ekonomi Desa, BRI Peduli Dampingi UMKM melalui Program Desa Brilian
-
Jokowi Restui Kaesang Maju Pileg 2029 di Dapil V Jateng, Sudah Dihitung dan Kalkulasi Resikonya
-
Akademisi: Bupati Hamenang Tunjukkan Komitmen Bela Nasabah BKK Klaten