Hebatnya lagi, enam pemain muda itu berhasil mencatatkan debut bersama tim Laskar Mahesa Jenar di kompetisi kasta tertinggi.
Mulai Ahmad Syiha Buddin (21), Riski Fajar Saputra (22), Kartika Vedhayanto Putra (20), Bahril Fahreza (21), Damas Damar Jati (22), dan Pratama Arhan (20).
“Tentunya senang ya bisa mendapatkan menit bermain pertama di Liga 1. Banyak pelajaran yang bisa saya ambil dan semoga ke depan mendapatkan menit bermain lagi yang lebih banyak,” ujar Riski Fajar.
Khusus untuk Pratama Arhan, BRI Liga 1 musim ini menjadi panggung sempurna bagi pemain asal Blora itu setelah lama banyak bergabung Timnas Indonesia.
Arho, sapaan Pratama Arhan semakin berkembang dengan menunjukkan kematangan di tengah para pemain senior. Hasil nyata tentu saja klub Liga 2 Jepang, Tokyo Verdy yang kepincut dan resmi merekrutnya.
"Saya banyak belajar berkompetisi dari BRI Liga 1 dan bermain secara profesional bersama PSIS Semarang yang memberikan banyak ruang untuk pemain muda," ucap Arhan.
General Manager PSIS Semarang, Wahyoe 'Liluk' Winarto tak menampik jika timnya memberikan banyak kesempatan bagi pemain muda sebagai langkah jangka panjang.
Menurutnya, pemain muda tim Kota Atlas telah dipantau cukup lama saat masih berada di level akademi dan terjun di EPA musim-musim sebelumnya.
"Pemain muda kan butuh jam terbang, nah itu didapatkan mereka saat diberi kesempatan bermain. Makanya di PSIS tidak ada istilahnya pemain junior maupun senior," kata Liluk saat berbincang dengan Suara.com di Solo.
Baca Juga: Sambut Laga Kontra Persija, Robert Alberts Akui Persib dalam Tekanan
"Saat latihan, pemain muda kita menunjukkan sesuatu hal dan tidak ingin kalah dengan yang lebih senior. Makanya mereka bisa berkembang di lapangan," tambah dia.
Tak hanya Persebaya Surabaya dan PSIS Semarang, pemberian kesempatan debut bagi pemain muda juga dirasakan duo personel PSS Sleman, Bagas Umar dan Ifan Nanda.
Bagas kali pertama menginjakkan rumput BRI Liga 1 saat mengalahkan Barito Putera. Sementara Ifan Nanda debut kontra Bali United.
Asisten pelatih PSS Sleman, Guntur Cahyo Utomo mengaku terus memotivasi kepada pemain mudanya untuk terus berkembang dan belajar lebih cepat mendapatkan kemampuan terbaik.
“Banyak perkembangan yang harus Ia kejar di waktu yang sangat pendek ini. Pertandingan kompetitif terakhir Bagas adalah EPA, ini sudah Liga 1 dan tentu saja sudah berbeda level tantangannya. Dia harus bisa meraih itu semua secara cepat agar mendapatkan kepercayaan mengisi posisinya di tim PSS,” kata Guntur.
Jika lebih dirinci lagi, masih banyak deretan pemai muda yang menjalani debut musim ini seperti Ramai Rumakiek (Persipura Jayapura), Bayu Mohammad Fiqri (Persib Bandung), Alfriyanto Nico (Persija Jakarta), Ronaldo Kwateh (Madura United).
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Mural HUT ke-81 di Sukoharjo, Angka 8 Bergambar Pria Gendut, Angka 1 Pria Kurus
-
PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah
-
BRI Optimalkan Likuiditas Dari Dana SAL Untuk Percepat Pembiayaan Sektor Riil
-
Menengok Rumah Slamet Riyadi yang Direhabilitasi, Sosok Pemberani yang Gugur di Medan Perang
-
Duh! PN Solo Tolak Gugatan Gusti Moeng Soal Nama PB XIV, Kabulkan Eksepsi Tergugat