SuaraSurakarta.id - Bek kiri PSIS Semarang, Pratama Arhan bergabung ke klub kasta kedua Liga Jepang, Tokyo Verdy.
Kabar kepindahan Pratama Arhan ke Tokyo Verdy dibenarkan oleh Chief Executive Officer (CEO) PSIS Semarang, Yoyok Sukawi.
Yoyok Sukawi selaku Chief Executive Officer (CEO) PSIS menjelaskan bahwa sesuai komitmen PSIS, Pratama Arhan dilepas ke Tokyo Verdy tanpa fee transfer.
Hal ini sebagai wujud dukungan PSIS kepada pemain berbakatnya untuk berkarir di luar negeri yang muaranya dapat menghantarkan prestasi bagi Timnas Indonesia.
Pratama Arhan pun juga mendapat ucapan mesra dari sang pacar, Marshella Aprilia.
Melalui Instagram story @marshellaprilia, sang kekasih memberikan harapan dan doa bagi pemain asal Blora tersebut.
"Selamat untuk mengambil lompatan besar. Aku sangat bangga padamu sayang," tulis @marshellaaprilia.
"Kamu akan pergi jauh. Selangkah demi selangkah sayang," tambah tulisan tersebut.
Sebelumnya, ibunda Pratama Arhan, Surati mengungkapkan keinginan sebelum putranya itu terbang ke Jepang dan barkarir di Negeri Sakura.
Baca Juga: Deretan Pemain Indonesia yang Mencicipi Liga Jepang, Teranyar Pratama Arhan
Dirinya berharap bintang Timnas Indonesia di Piala AFF 2020 bisa pulang lebih dulu ke kampung halaman di Dukuh Karangnongo, Desa Sidomulyo, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora.
"Kalau nanti adik (Pratama Arhan) video call, ibu minta pulang dulu. Pamit ke orang tua dan keluarga di desa," ungkap Surati dilansir dari Youtube Chandra Margatama, Rabu (16/2/2022).
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
Adera Immunity Tour Terus Perkuat Sinergi dengan Pemkot Solo
-
Atap Ruang Kelas di MTs Muhammadiyah Sragen Tiba-tiba Roboh, Guru dan Siswa Jadi Korban
-
Ini Program Wali Kota Solo untuk Mengentaskan Angka Pengangguran dan Kemiskinan
-
Tangisan Driver Ojol Penghasilannya Turun Drastis, Dulu Bisa Rp300 Ribu Per Hari, Sekarang Sulit
-
Hadiri Rakorwil Papua Pegunungan, Kaesang Tegaskan Papua Juga Harus Semaju Daerah Lain