SuaraSurakarta.id - Setelah Indonesia menggunakan jasa pelatih Shin Tae-yong, malaysia sepertinya juga mengikuti jejak dari skuad Garuda. Timnas Malaysia juga mendatangkan pelatih asal Korea Selatan.
Persatuan Sepak Bola Malaysia (FAM), mengumumkan pelantikan Kim Pan Gon dari Republik Korea sebagai pelatih kepala Timnas, Harimau Malaya, untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan oleh Tan Cheng Hoe.
"Pan Gon yang bakal genap 53 tahun pada 1 Mei 2022 saat ini adalah Direktur Tim Nasional Persatuan Sepak Bola Korea (KFA) sejak 2018 yang mana beliau sebelum itu merupakan ketua pelatih nasional Hong Kong dari 2009-2010 dan 2012-2017," ujar Direktur FAM, Hamidin Haji Mohd Amin dikutip dari ANTARA di Kuala Lumpur, Jumat (21/1/2022).
Pemilihan Pan Gon ini dilakukan setelah penilaian menyeluruh ke atas calon-calon dari pelbagai negara termasuk dari Jepang, negara-negara Eropa, Amerika Latin dan dalam negeri.
"FAM beranggapan bahwa Pan Gon merupakan calon terbaik untuk mengendalikan skuad Harimau Malaya berdasarkan pengalaman luas beliau sebagai pelatih di klub dan Timnas, selain berada dalam sistem Timnas Republik Korea dalam tempo empat tahun terakhir ini," katanya.
Setelah beraksi sebagai pemain bersama klub Republik Korea yaitu Ulsan Hyundai dan Jeonbuk Hyundai Motors pada era 1990-an, Pan Gon berhijrah ke Hong Kong pada 2000 dan kemudian sempat bergelar pemain dan pelatih di Hong Kong Rangers FC pada 2003-2004.
"Dia kemudian kembali ke Republik Korea setelah memperoleh Izin Pro AFC untuk memulai karir kepelatihan selaku pelatih Busan IPark FC (2005-2008), ketua pelatih South China FC (2008-2010), ketua pelatih Timnas Hong Kong (2009-2010), wakil pelatih Gyeongnam FC (2011) dan ketua pelatih Timnas Hong Kong (2012-2017)," katanya.
Sebagai pengendali skuad kebangsaan Hong Kong, Pan Gon berhasil membimbing tim tersebut menciptakan sejarah buat pertama kalinya meraih emas pada East Asian Games 2009 dan seterusnya menjuarai East Asian Football Championship 2010 untuk layak selaku empat tim terbaik ke babak akhir.
"Selain itu sepanjang persaingan Grup C, Kelayakan Piala Dunia 2018 yang berlangsung pada 2015 dan 2016, Pan Gon berhasil menghasilkan empat kemenangan dari delapan pertandingan yang mana dua keputusan seri berhasil dicatat Hong Kong ketika menghadapi China, sekaligus membuktikan bahwa dia mempunyai kredibilitas dan sentuhan untuk membawa tim bimbingannya menandingi lawan yang lebih kuat," katanya.
Baca Juga: Identitas Calon Istri Andy Shinhwa Terungkap, Ternyata Seorang Presenter
Tim Hong Kong yang dikendalikan Pan Gon juga pernah dua kali bertemu skuad Harimau Malaya pada 2017 yang ketika itu dibimbing Nelo Vingada pada saingan Grup B, Kelayakan Piala Asia 2019 yang mana aksi di Stadium Hang Jebat, Melaka berkesudahan seri 1-1 dan aksi di Hong Kong, Malaysia kalah 2-0.
Pan Gon direncanakan tiba di Malaysia pada awal Februari 2022 bersama-sama empat pembantunya yaitu seorang wakil pelatih, seorang pelatih penjaga gawang, seorang pelatih kebugaran dan seorang juru analisis.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Termasuk di Wonogiri, Bayer Panen Raya di 4 Daerah, Produktivitas Jagung Didorong Naik
-
Jokowi Tetap Yakin PSI Tembus Senayan 2029 Meski Ambang Batas Bisa Naik
-
Jokowi Buka-bukaan soal Riwayat Sekolah Gibran di Singapura: Masak Disuruh Ikut Paket C Lagi!
-
Bagus Mahendra, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Klaten Dimakamkan Tepat di Hari Pernikahan Kakak
-
BRI InFrame 2026 Hadirkan Cerita Ekonomi Kerakyatan Lewat Fotografi