SuaraSurakarta.id - Persis Solo akhirnya naik kasta ke kompetisi tertinggi di Indonesia. Berlaga di Liga 1 sudah dinanti-nanti selama 14 tahun oleh para pendukung laskar samber nyawa.
Wali Kota Surakarta mengapresiasi tim manajemen dan pelatih Persis Solo yang berhasil merebut juara Liga 2 Indonesia musim 2021 dan berhak naik kasta ke kompetisi Liga 1 Indonesia 2022.
"Kami mengapresiasi pemain dan manajemen tim Persis Solo yang berhasil merebut juara Liga 2 Indonesia," kata Gibran dikutip dari ANTARA di Rumdis Wali Kota Loji Gandrong Solo, Sabtu (1/1/2021).
Gibran mengatakan tim Persis Solo yang diperkuat berbagai pemain baik yang berasal dari luar negri, luar daerah maupun lokal Solo Raya tersebut semuanya dianggap sebagai keluarga Solo.
Mengenai persiapan Persis yang naik kasta ke Liga 1 Indonesia, Pemkot Solo nanti akan bicarakan lebih lanjut dengan manajemen tim masalah venue dan home base serta lainnya, katanya.
"Persis Solo home base tetap di Stadion Manahan Solo, jangan khawatir. Nanti dapat dibicarakan dengan pihak manajemen Persis Solo sebelum mulai kompetisi Liga 1 mendatang," kata Gibran.
Soal penyiapan empat pemain asing untuk tim Persis Solo, kata Gibran, hal tersebut bisa ditanyakan kepada manajemen Persis dan tim pelatih yang mempersiapkan soal materi pemain asing untuk memperkuat tim..
"Persis jelang naik ke Liga 1 Indonesia tentunya membutuhkan upaya yang lebih besar. Otomatis membutuhkan tambahan pemain-pemain yang berkualitas kompetisi kasta tertinggi di Indonesia," kata Gibran.
Sementara itu, Manager Persis Solo Jacksen F. Tiago mengatakan keberhasilan Persis Solo menjadi juara Liga 2 merupakan hasil kerja keras bersama manajemen, tim pelatih dan pemainnya. Artinya, keberhasilan ini, menunjukkan kalau bersatu pasti akan lebih kuat.
Baca Juga: Minta Pinjam Piala Juara Persis Solo, Netizen Ini Malah Disemprot Gibran
Menurut Jacksen yang juga mantan pelatih Jayapura itu, kerja sama tim pelatih dan pemain untuk meningkatkan potensi yang sebenarnya sudah ada di Tim Persis Solo. Kerja sama tim pelatih saling membantu, membuat suatu kekuatan yang cukup baik dan berturut-turut meraih kemenangan dan berhasil menjadi juara Liga 2 musim ini.
"Hal ini, tidak lepasdari kerja sama tim pelatih dalam meramu beberapa komposisi perubahan pada waktu yang tepat. Kami ubah komposisi pemain silih berganti agar timnya semakin kuat pada setiap pertandingan. Respon pemain juga sangat luar biasa," kata Jacksen.
Menurut Jacksen keberhasilan Persis Solo menjadi juara tidak lepas dari pemilik, manajemen, staf, tim pelatih, pemain, dan suporter sehingga tim sukses mencapai target lolos ke Liga 1 Indonesia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP dengan Baterai 7000 mAh Terbaik 2026, Anti Lowbat Seharian Cocok untuk Ojol
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Sering Mati Listrik? Ini 4 Genset Mini 1000 Watt yang Irit dan Tidak Berisik
Pilihan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
All Stars Solo Terhenti di Perempat Final MLSC All-Stars 2026, Pelatih Bangga dengan Perjuangan Tim
-
Gara-Gara Baliho Ulang Tahun Jokowi, Wali Kota Solo Diperingatkan Gerindra
-
Jokowi Siapkan Agenda Keliling Indonesia, Besok ke Lampung
-
Dapur SPPG Ketaon Boyolali Dibobol Maling, Kerugian Capai Rp21 Juta
-
Lebih dari Sekadar Lari: Soeharso Inclusive Run 2026 Rayakan Keberagaman dan Kesehatan