Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 01 Januari 2022 | 20:58 WIB
Pelatih Persis Solo, Eko Purdjianto (dua dari kanan) dan Manager Persis Solo Jacksen F. Tiago (kiri) saat menyerahkan Piala Liga 2 Indonesia 2021 kepada Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka (dua dari kiri) didampingi Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa,(kanan depan) di Rumah Dinas Wali Kota Loji Gandrung Solo, Sabtu (1/1/2022). [ANTARA/Bambang Dwi Marwoto]

SuaraSurakarta.id - Persis Solo akhirnya naik kasta ke kompetisi tertinggi di Indonesia. Berlaga di Liga 1 sudah dinanti-nanti selama 14 tahun oleh para pendukung laskar samber nyawa. 

Wali Kota Surakarta mengapresiasi tim manajemen dan pelatih Persis Solo yang berhasil merebut juara Liga 2 Indonesia musim 2021 dan berhak naik kasta ke kompetisi Liga 1 Indonesia 2022.

"Kami mengapresiasi pemain dan manajemen tim Persis Solo yang berhasil merebut juara Liga 2 Indonesia," kata Gibran dikutip dari ANTARA di Rumdis Wali Kota Loji Gandrong Solo, Sabtu (1/1/2021).

Gibran mengatakan tim Persis Solo yang diperkuat berbagai pemain baik yang berasal dari luar negri, luar daerah maupun lokal Solo Raya tersebut semuanya dianggap sebagai keluarga Solo.

Mengenai persiapan Persis yang naik kasta ke Liga 1 Indonesia, Pemkot Solo nanti akan bicarakan lebih lanjut dengan manajemen tim masalah venue dan home base serta lainnya, katanya.

"Persis Solo home base tetap di Stadion Manahan Solo, jangan khawatir. Nanti dapat dibicarakan dengan pihak manajemen Persis Solo sebelum mulai kompetisi Liga 1 mendatang," kata Gibran.

Soal penyiapan empat pemain asing untuk tim Persis Solo, kata Gibran, hal tersebut bisa ditanyakan kepada manajemen Persis dan tim pelatih yang mempersiapkan soal materi pemain asing untuk memperkuat tim..

"Persis jelang naik ke Liga 1 Indonesia tentunya membutuhkan upaya yang lebih besar. Otomatis membutuhkan tambahan pemain-pemain yang berkualitas kompetisi kasta tertinggi di Indonesia," kata Gibran.

Sementara itu, Manager Persis Solo Jacksen F. Tiago mengatakan keberhasilan Persis Solo menjadi juara Liga 2 merupakan hasil kerja keras bersama manajemen, tim pelatih dan pemainnya. Artinya, keberhasilan ini, menunjukkan kalau bersatu pasti akan lebih kuat.

Baca Juga: Minta Pinjam Piala Juara Persis Solo, Netizen Ini Malah Disemprot Gibran

Menurut Jacksen yang juga mantan pelatih Jayapura itu, kerja sama tim pelatih dan pemain untuk meningkatkan potensi yang sebenarnya sudah ada di Tim Persis Solo. Kerja sama tim pelatih saling membantu, membuat suatu kekuatan yang cukup baik dan berturut-turut meraih kemenangan dan berhasil menjadi juara Liga 2 musim ini.

"Hal ini, tidak lepasdari  kerja sama tim pelatih dalam meramu beberapa komposisi perubahan pada waktu yang tepat. Kami ubah komposisi pemain silih berganti agar timnya semakin kuat pada setiap pertandingan. Respon pemain juga sangat luar biasa," kata Jacksen.

Menurut Jacksen keberhasilan Persis Solo menjadi juara tidak lepas dari pemilik, manajemen, staf, tim pelatih, pemain, dan suporter sehingga tim sukses mencapai target lolos ke Liga 1 Indonesia.

Load More