SuaraSurakarta.id - Pegawai kontrak di Sekretariat DPRD Solo menjadi viral dan perhatian publik di media sosial (media sosial).
Pasalnya yang bersangkutan melancong ke Papua sampai beberapa hari. Namun, yang mengherankan meski bepergian selama beberapa hari tapi absensi tetap berjalan atau masuk.
Anggota DPRD Solo dari Fraksi PKS, Didik Hermawan mengatakan akan mengusulkan ke ketua Komisi 1 untuk memanggil Sekretaris Dewan (Sekwan) untuk dimintai klarifikasi terkait masalah ini.
"Kita akan minta klarifikasi, apakah benar ada yang tidak masuk tapi absennya tetap masuk," kata dia saat dikonfirmasi, Sabtu (11/12/2021).
Baca Juga: Catat! Kapolresta Solo Bakal Sikat Ormas yang Sweeping Saat Perayaan Natal
Kalau ini benar, lanjut dia, ini jelas termasuk pelanggaran serius. Tentu harus dibongkar dan bagi pelanggar harus mendapatkan sanksi.
"Karena ini budaya yang jelas-jelas bertentangan dengan program pemerintah. Minggu depan kita panggil dan minta klarifikasi," ungkap anggota Komisi 1 ini.
Menurutnya, masalah ini sudah menjadi viral media sosial dan menjadi sorotan. Jadi harus segera ada penjelasan dan klarifikasi dari sekwan, jangan sampai masalah terhenti tanpa ada kejelasan.
"Ada semacam rumor, tapi kita belum tahu kenapa ada tanda tangan. Saya tidak tahu apa ada orang dalam dalam kasus, kalau ada jelas masalah serius," katanya.
Dia menegaskan, masalah tersebut juga harus ditindaklanjuti oleh Pemkot, dalam hal ini wali kota. Adanya masalah ini tidak hanya kecolongan, tapi sudah persengkongkolan.
Baca Juga: Tekad PSS Sleman Tutup Putaran Pertama dengan Hasil Manis di Stadion Manahan
"Kalau ini betul-betul terjadi tidak hanya kecolongan saja tapi sudah persengkongkolan. Bisa saja jangan-jangan kasusnya bukan hanya kali ini, perlu kita usut tuntas," papar dia.
Didik mengatakan, untuk identitas pegawai yang bersangkutan sudah dipegang.
Untuk sanksi nanti akan dilihat, kalau pelanggaran berat tentu SP 1, SP 2, dan SP 3 hingga diberhentikan kalau pelanggaran serius.
"Bisa sampai pemberhentian sanksi yang diberikan. Wali kota harus segera mengambil tindakan, karena ini bagian dari bawahannya. Kita akan kawal kasus ini sampai selesai," tandasnya.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
-
Ada 'Wisata Jokowi' di Solo yang Sempat Bikin Wamendagri Penasaran, Apa Itu?
-
Libur Lebaran di Solo: Rekomendasi Kolam Renang Keluarga yang Asyik
-
8 Rekomendasi Tempat Wisata di Solo, Kunjungi Bersama Keluarga saat Pulang Kampung
-
Anime Solo Leveling: Teori di Balik Sung Jin-Woo Mampu Mengerti Bahasa Monster
-
3 Rekomendasi Anime yang Cocok Ditonton Penggemar Solo Leveling
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Tewaskan Bocah 12 Tahun, Ini Kronologi Pohon Tumbang di Bumi Sekipan Tawangmangu
-
Lebaran Kelabu: Pohon Tumbang di Bumi Sekipan Tawangmangu, Bocah 12 Tahun Meninggal Dunia
-
Cek Pos Pam Ops Ketupat Candi, Kapolresta Solo Pastikan Pengamanan Arus Balik Lancar
-
Sambangi Lokasi Banjir di Sambirejo, Wali Kota Solo Siapan Berbagai Penanganan
-
Terendam Banjir, Underpass Simpang Joglo Solo Ditutup Total