SuaraSurakarta.id - Satreskrim Polres Wonogiri membekuk dua pelajar SMP usai terlibat kasus pencurian sepeda motor milik Parto Samino (68), di Kecamatan Jatisrono.
Kedua pelaku BD dan AG diciduk, Jumat (19/11/2021) atau empat hari setelah mencuri sepeda motor berjenis Yamaha Jupiter MX berpelat nomor AD 6950 QG usai menawarkan motor curiannya itu melalui media sosial (medsos) Facebook.
“Sebelumnya pelaku sudah punya pengalaman menyalakan sepeda motor dengan cara itu. Dulu sepeda motor pelaku mogok lalu dia menyalakan mesin dengan cara menyambungkan kabel kontak. Cara itu diterapkan lagi,” kata Kasatreskrim Polres Wonogiri AKP Supardi mewakili Kapolres Wonogiri, AKBP Dydit Dwi Susanto, saat dihubungi.dikutip dari Solopos.com--jaringan Suara.com, Minggu (21/11/2021).
Dari informasi yang dihimpun, pencurian itu bermula saat korban pergi ke sawah dan memakirkan sepeda motornya di sebuah gubug.
Apes, saat hendak pulang usai sekitar satu jam di sawah, sepeda motornya sudah raib. Parto pun langsung melaporkan kejadian itu ke perangkat desa dan kemudian ke Polsek Jatisrono.
AKP Supardi menambahkan, pelaku membawa lari sepeda motor dengan cara menyalakan mesinnya terlebih dahulu tanpa kunci kontak.
Pelaku memiliki kemampuan itu dengan cara menyambungkan kabel kontak menggunakan kawat lalu distarter.
Polisi menyita barang bukti dari tangan pelaku berupa onderdil-onderdil sepeda motor korban yang belum terjual. Barang bukti lainnya satu unit Yamaha Vega putih diduga sarana yang digunakan pelaku saat beraksi.
“Kami masih akan memeriksa saksi lain dan berkoordinasi dengan jaksa untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut,” ulas ujar dia.
Baca Juga: Sebelum Gondol Motor Suami Chef Aiko, Begini Gerak-gerik Maling
Akibat kasus itu, kedua bocah tersebut dikenai Pasal 363 ayat (4) KUHP tentang Pencurian juncto UU No. 11/2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.
“Kasus ini ditangani secara khusus karena pelakunya anak di bawah umur,” tegas mantan Kanit Reskrim Polsek Serengan Polresta Solo tersebut.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Tuntut Evaluasi Makan Bergizi Gratis dan Karhutla, Demo Mahasiswa di Tugu Kartasura Nyaris Ricuh
-
Dukung Asta Cita Prabowo-Gibran, BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan lewat Pembiayaan UMKM
-
Baku Tembak Warnai Penangkapan Pembakar Warung Babi di Sukoharjo, Pelaku Ternyata Eks Napiter
-
Guyonan Mbah Con Cairkan Suasana, Kapolresta Solo Ngariung Bareng Driver Ojol
-
Usai Ditunjuk Jadi Plt Bupati Klaten, Linda Benny Langsung Kumpulkan OPD, Ini yang Dibahas