SuaraSurakarta.id - Mobil listrik wisata Kota Solo hingga kini belum dioperasikan secara resmi.
Meski demikian sudah banyak masyarakat baik secara individu atau kelompok yang pesan ingin berwisata di Kota Solo dengan menaiki mobil listrik wisata.
"Banyak yang sudah tanya-tanya. Ada juga yang sudah pesan, kebanyakan kelompok masyarakat atau komunitas, dari Solo dan luar Solo," ujar Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, Hari Prihatno, Jumat (19/11/2021).
Mereka tanya-tanya dan mau pesan itu lewat telepon, ada juga yang datang langsung ke Kantor Dinas Perhubungan. "Tapi kita kasih tahu belum dioperasionalkan. Nanti akan kita launching," katanya.
Hari mengatakan, saat ini terus dilakukan persiapan agar mobil listrik wisata bisa segera dioperasionalkan untuk masyarakat.
Pekan ini rencana akan dilakukan uji coba rute tempat wisata bersama Dinas Pariwisata dan para pelaku wisata di Kota Solo.
"Target kita akhir November atau awal Desember nanti sudah beroperasi. Untuk uji coba nanti sesuai rute yang sudah dirancang sebelumnya bersama para pelaku pariwisata," ungkap dia.
Menurutnya, uji coba rute ini untuk mengetahui ketahanan dari mobil listrik wisata berapa jam. Jadi bisa mengira-ngira jangan sampai nanti mogok di tengah perjalanan dan itu yang tidak diinginkan.
"Jadi kita akan tahu dari rute antar tempat wisata ke tempat titik awal jalan berapa jam," sambungnya.
Ada tujuh rute yang sudah disiapkan untuk mobil listrik wisata bantuan Tahir Foundation. Rute satu, Lokananta-Istana Batik Keris-Kampung Batik Laweyan-Pusat oleh-oleh Jongke. Rute dua, Museum Keris-Museum Radya Pustaka-Museum Danar Hadi-Museum Tumurun.
Baca Juga: Irit Bicara Soal Formula E, Anies: Nice Try
Rute tiga, Wayang Orang Sriwedari-Kuliner Galabo-Koridor Gatot Subroto (malam hari). Rute empat, Keraton Kasunanan Surakarta-Baluwarti-Pasar Klewer-Ndalem Joyokusuman.
Rute lima, Pura Mangkunegaran-Pasar Antik Triwindu-Kampung Batik Kauman. Rute enam, Pasar Gede-Jurus Solo Zoo-Bengawan Solo Layan.
Sementara untuk rute tujuh, Pasar Ikan Balekambang-Sendratari Ramayana. "Untuk satu rute ada beberapa tempat. Silahkan masyarakat atau wisatawan yang akan memilih rute sesuai keinginannya," ucap dia.
Sementara itu Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan adanya mobil listrik ini bisa menambah wisatawan datang ke Solo. Akhir tahun ini ada beberapa event besar yang kembali digelar.
"Optimistis lah bisa menambah wisatawan ke Solo. Yang jelas kita kejar pemulihan ekonomi di Kota Solo," papar dia.
Menurutnya, untuk sementara tiket akan digratiskan dulu. Ke depannya akan dikenakan tarif, dengan melihat animo masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Persis Solo Tunggak Sewa Stadion Manahan Rp 3,21 Miliar, BRM Kusumo Putro: Ini Memalukan!
-
Kendal Tornado FC Jamu Persebaya di Stadion Sriwedari Tanpa Penonton Umum
-
Wali Kota Solo Minta Persis Segera Lunasi Tunggakan Sebesar Rp3,21 Miliar
-
Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak
-
Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi