SuaraSurakarta.id - Warga di Kota Solo, Jawa Tengah mendadak dihebohkan dengan kehadiran ratusan suporter PSS Sleman yang konvoi di jalanan pada Jumat malam kemarin (15/10/2021).
Diduga para suporter Slemania ini datang ke Kota Solo untuk memprotes manajemen PSS Sleman yang tidak memenuhi tuntutan mereka.
Namun, suporter yang diperkirakan berjumlah 900 orang ini berhasil dihadang oleh aparat keamanan di simpang Tugu Makutho dan simpang tiga Faroka.
Sebelum diamankan di Mapolresta II Polresta Solo para suporter PSS Sleman dengan aparat keamanan sempet terjadi keributan. Bahkan aparat keamanan tak segan mengeluarkan gas air mata.
Adanya kejadian tersebut rupanya menjadi perbincangan hangat di media sosial. Tak sedikit dari warganet yang mengadukan aksi para suporter PSS Sleman itu kepada Direktur Utama Persis Solo Kaesang Pangarep.
Disebabkan aksi para suporter tersebut dinilai telah mengganggu ketenteraman masyarakat di Kota Solo.
"Mas, suporter sebelah kok marai Solo rak tenteram," kata netizen sembari memention akun twitter Kaesang Pangarep.
Melihat cuitan netizen tersebut, putra bungsu Presiden Joko Widodo ini malah pasang badan. Menurutnya, aksi suporter tersebut merupakan bentuk kecintaan mereka kepada klub PSS Sleman.
"Supporter sebelah itu yang mana? Mereka cuma mau memperjuangkan tim kebanggaan mereka. Mereka cinta mati dengan tim mereka," balas Kaesang melalui akun @Kaesangp.
Baca Juga: Nekat Datang ke Solo, Ratusan Suporter PSS Sleman Diciduk Polisi, 150 Motor Dikandangkan
Sikap Kaesang yang membela suporter PSS Sleman itu sontak menuai reaksi dari warganet di kolom komentar. Tak sedikit para suporter Slemania yang mengomentari cuitan Kaesang tersebut.
"Maturnuwun mas panjenengan mengerti keresahan kami atas tim kebanggaan," ucap akun @gmt.**.
"Suwun bos atas pengertiannya untuk perjuangan kami," ungkap akun @anang**.
"Tolong dibantu sedulur sleman kita ini mas," sahut akun @mrizalardi**.
"Tak doain persis liga 1 bareng pss," timpal akun @guruna**.
Kontributor : Fitroh Nurikhsan
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
Terkini
-
Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia
-
Hujan Uang di Klaten! Pengunjung Rebutan Segepok Rupiah dari Atas Flying Fox
-
BRI Peduli Respons Cepat Gempa Flores, Bantuan Disalurkan ke Maumere dan Mbay
-
Keren! Warga Nguter Sukoharjo Buat Replika Menara Eiffel Setinggi 23 Meter dari Ratusan Bambu
-
Transformasi Digital BRI Bersama Danantara, BRImo Layani 49,7 Juta Pengguna