SuaraSurakarta.id - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM kembali diperpanjang oleh pemerintah. Uniknya Ada dua versi dalam PPKM di Kabupaten Sragen hingga Senin (16/8/2021).
Berdasarkan pengamatan satuan tugas (satgas) Covid-19 pemerintah pusat, Sragen masuk dalam daftar kabupaten yang masuk PPKM level 4. Namun, dari pengamatan yang dilakukan Satgas Covid-19 Pemerintah Provinsi Jawa Tengah (Jateng), Sragen masuk kabupaten dengan status PPKM level 3.
Menyadur dari Solopos.com, Sekretaris Daerah (Sekda) Sragen, Tatag Prabawanto, mengaku juga bingun dengan dua kebijakan yang berbeda tersebut. Tatag tidak mau menilai diri sendiri sejauh mana status PPKM di Sragen.
“Saya tidak tahu parameter yang digunakan antara pusat dan provinsi. Saya juga tidak mau menilai Sragen sendiri,” ujarnya di Sragen, Selasa (10/8/2021).
Sekda menduga penilaian itu barangkali kemungkinan ada rumah sakit yang melaporkan dalam sistem di pusat dan provinsi bukan berdasarkan lokasi tetapi berdasarkan nomor induk kependudukan (NIK).
Dia menerangkan bila NIK yang dijadikan dasar perhitungan maka orang Sragen yang tinggal di Solo, Semarang, dan kota lainnya tetap tercatat sebagai warga Sragen meskipun tak berdomisili di Sragen.
“Sekarang sudah tidak ada zona merah, oranye, kuning, dan hijau tetapi yang ada level PPKM, yakni level 1-4. Kalau dilihat by name dan by address, maka banyak warga Sragen di luar Sragen akan tetap tercatat sebagai warga Sragen dalam sistemnya,” katanya.
Tatag menerangkan dari tren kasus selama sepekan terakhir menunjukkan angka kasus baru menurun dan tingkat kesembuhan meningkat. Bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit juga turun, meskipun untuk BOR ruang intensive care unit (ICU) masih di angka 80%. Angka kesembuhannya juga cukup tinggi di Sragen.
Masih Terus Dilanjutkan
Baca Juga: Rata-Rata Kasus Positif Covid-19 Nasional Telah Turun, Kenapa Masih Perlu PPKM?
Selama perpanjangan sampai Senin pekan depan, Sekda menyampaikan kebijakan yang sudah ada terkait PPKM level 4 masih terus dilanjutkan. Dia berpesan kepada masyarakat semua kegiatan peringatan HUT ke-76 Kemerdekaan RI yang berpotensi kerumunan supaya ditiadakan.
Demikian pula, Sekda menekankan kepada para pendekar silat yang ingin melakukan pengesahan juga taat dengan protokol kesehatan. “Para peserta pengesahan wajib ikut swab antigen,” tandasnya.
Kapolres Sragen AKBP Yuswanto Ardi menyampaikan pengawasan PPKM level 4 masih tetap sama seperti PPKM sebelumnya. Dia menyampaikan pembatasan yang dilakukan disesuaikan dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri).
Sementara itu, Wakil Direktur Pelayanan dan Mutu RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen dr. Joko Haryono menyampaikan kebutuhan oksigen di RSUD Sragen sudah tak lagi mengkhawatirkan karena BOR di ruang isolasi maupun di ruang ICU tidak penuh.
“Sekarang angka BOR di RSUD Sragen tinggal 50%-60%. Angka kematian juga sudah turun. Kematian rata-rata terjadi di Instalasi Gawa Darurat karena saat datang kondisi sudah desaturasi,” katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
Pilihan
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
Terkini
-
Bagus Mahendra, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Klaten Dimakamkan Tepat di Hari Pernikahan Kakak
-
BRI InFrame 2026 Hadirkan Cerita Ekonomi Kerakyatan Lewat Fotografi
-
2 Korban Kapal Virgo Transport 8 Aldo dan Bagus Ditemukan Meninggal, Keluarga Siapkan Pemakaman
-
Heboh Isu Larangan Memakai Jilbab Saat Wawancara Magang di Solo Safari, PKS Turun Langsung
-
Canggih! Ompreng Makan Bergizi Gratis di Solo Lewati Sinar UV dan Disegel 360 Derajat