Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Minggu, 08 Agustus 2021 | 07:03 WIB
Ilustrasi otak, organ dalam (Pixabay/VSRao)

Peneltian Universitas Oxford: Covid-19 Bikin Bentuk Otak Menyusut

Sebelumnya, penelitian yang diterbitkan The Preprint Server for Health Sciences, pada 20 Juni 2021 lalu, menggunakan data UK Biobank yang sudah memindai kepala 40.000 orang sebelum pandemi Covid-19.

Peneliti menggunakan data itu untuk mengundang ratusan peserta untuk kembali melakukan pemindaian MRI untuk kedua kalinya pada 2021, setelah pandemi Covid-19 melanda.

Ilustrasi otak anak. (Shutterstock)

Selanjutnya mendapati 782 orang mengikuti pemeriksaan ulang dengan MRI, untuk mencari tahu bentuk atau struktur dan fungsi kinerja otak.

Baca Juga: Positif COVID-19, Jesse Lingard Mengaku Patah Hati

Dari 782 orang yang mengikuti pemeriksaan ulang, 394 peserta di antaranya mengaku pernah dinyatakan positif Covid-19, dan 388 orang belum pernah terinfeksi Covid-19.

Setelahnya peneliti membandingkan hasil pemeriksaan peserta yang sudah pernah terinfeksi Covid-19 dan yang belum terinfeksi.

Hasilnya peneliti mendapati peserta yang sudah pernah terinfeksi Covid-19, dari sisi struktur atau bentuk otak mereka kehilangan salah satu bagian di gyrus parahippocampal di sebelah kiri, korteks orbitofrontal lateral kiri, dan insula kiri.

Gyrus parahippocampal merupakan bagian yang sangat berperan untuk otak menerima informasi pengetahuan atau kemampuan kognitif. Lalu korteks orbitofrontal berfungsi mengatur perilaku sosial dan pengambilan keputusan.

Selanjutnya peneliti juga membandingkan data pemeriksaan pada 15 pasien Covid-19 yang sempat dirawat di rumah sakit, dengan 379 pasien Covid-19 yang hanya menjalani isolasi mandiri di rumah.

Baca Juga: Anies Baswedan: Saat Pandemi Obati Saling Curiga, Hilangkan Polarisasi Ekstrem

Hasilnya, meski tidak signifikan, terdapat kehilangan lebih besar di otak bagian korteks cingulate,nukleus pusat amigdala dan hipokampus kornu ammonis.

Load More