Capsaicin yang berasal dari cabai dan biasanya menjadi komponen beberapa salep dan krim topikal bisa membantu memberikan kehangatan dan meredakan nyeri sendi. Anda bisa membeli salep seperti ini tanpa resep dokter.
Di sisi lain, perawatan dingin juga dapat membantu meredakan nyeri sendi, pembengkakan, dan peradangan. Cobalah untuk membungkus es atau sayuran beku dengan handuk misalnya lalu taruhlah pada sendi yang sakit. Jangan pernah langsung menaruh es atau benda beku langsung ke kulit.
Cobalah akupuntur. Praktisi mengatakan akupuntur bisa mengalihkan energi dan memulihkan keseimbangan dalam tubuh Anda, mengurangi nyeri artritis.
Meskipun tidak ada cukup bukti untuk mengonfirmasi manfaatnya, tetapi risiko bahayanya dianggap rendah. Pastikan Anda dirawat ahli akupunktur berlisensi dan bersertifikat.
Anda juga bisa bermeditasi untuk mengatasi rasa sakit. Teknik meditasi dan relaksasi dapat membantu mengurangi rasa sakit sendi dengan menurunkan stres dan memungkinkan Anda untuk mengatasinya dengan lebih baik. Selain itu, mengurangi stres juga dapat membantu menurunkan peradangan dan rasa sakit.
Selain itu, lakukan diet sehat. Pola makan yang menyertakan buah-buahan segar, sayuran, dan makanan utuh dapat membantu meningkatkan sistem kekebalan dan kesehatan Anda secara keseluruhan.
Ada beberapa bukti pilihan makanan dapat memengaruhi orang dengan OA dan Rheumatoid Arthritis (RA) yakni penyakit jaringan ikat sistemik yang mempengaruhi terutama sendi.
Pola makan nabati memberi Anda asupan antioksidan yang dapat membantu mengurangi peradangan dengan menghilangkan radikal bebas dari tubuh.
Sementara itu, terlalu banyak konsumsi daging merah, makanan olahan, lemak jenuh, gula dan garam dapat memperburuk peradangan yang merupakan karakteristik dari arthritis.
Baca Juga: Puan Maharani Beri Bantuan Pendidikan untuk Vino, Anak Yatim Piatu Akibat Covid-19
Makanan ini juga dapat berkontribusi pada masalah kesehatan lainnya, seperti obesitas, kolesterol tinggi, tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan komplikasi lainnya, sehingga kemungkinan tidak bermanfaat bagi penderita radang sendi.
Coba tambahkan asupan kunyit. Salah satu rempah berwarna kuning atau oranye ini mengandung bahan kimia yang disebut kurkumin yang memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi. Penelitian menunjukkan kunyit dapat membantu mengurangi rasa sakit dan peradangan radang sendi.
Sebaiknya, konsultasikan dulu dengan dokter bila Anda ingin mencoba herbal untuk menghindari masalah kesehatan yang tak Anda harapkan.
Terakhir, pijat. Cara ini dapat memberikan rasa nyaman sekaligus membantu mengatasi nyeri dan ketidaknyamanan sendi.
Mintalah dokter untuk merekomendasikan terapis pijat yang memiliki pengalaman dalam merawat penderita arthritis. Sebagai alternatif, Anda bisa meminta ahli terapi fisik untuk mengajari Anda memijat sendiri. [ANTARA]
Berita Terkait
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Miris! Ndalem Padmosusastro, Saksi Sejarah Murid Ronggowarsito Rata dengan Tanah
-
Ipar Adalah Maut: Cerita Polresta Solo Ungkap Kasus Kilogram Sabu Jaringan Antar-Anggota Keluarga!
-
Heboh! Dugaan Pengeroyokan Cucu PB XIII Berakhir Damai, Pelaku Kunjungi Korban Langsung
-
Pendapatan Turun hingga 60 Persen Gara-gara Bajaj, Puluhan Driver Ojol Demo di Balai Kota Solo
-
Respati Ardi Siapkan Insentif untuk Atlet Disabilitas Solo Berprestasi di ASEAN Para Games 2025