SuaraSurakarta.id - Bantuan Sosial Tunai (BST) Kota Solo mulai dibagikan hari ini Senin (26/7/2021). Setiap penerima akan mendapatkan Rp600.000 untuk dua bulan.
Pemerintah Kota Solo memastikan pendistribusikan BST senilai Rp600.000 untuk dua bulan bagi warga terdampak Covid-19, dilakukan hari ini.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui PT Pos Indonesia di kelurahan masing-masing keluarga penerima manfaat (KPM). Bantuan berupa uang tunai senilai Rp600.000 itu diserahkan dengan menerapkan protokol kesehatan.
Dilansir dari Solopos.com, Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa, mengatakan uang tunai senilai itu untuk dua bulan ke depan.
Baca Juga: Warga Adukan Pungli BST ke Wawalkot Bekasi, Dinsos Belum Terima Laporan Resmi
“Jadi per bulannya Rp300.000. Selain itu, akan ada bantuan tambahan berupa beras 10 kilogram,” katanya kepada wartawan, Jumat (23/7/2021).
Total warga Solo penerima BST Rp600.000 itu mencapai 63.000 orang.
“Kami menyadari penerimaan bantuan cenderung memunculkan kerumunan. Ada yang datang sepagi mungkin biar lebih cepat. Tapi, kami berharap warga datang sesuai jadwal yang sudah ditentukan,” imbuhnya.
Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Solo, Tamso, menyebut mekanisme pembagian BST dilakukan berjadwal dan lebih panjang. Per hari dibatasi hanya seratus orang agar tak terjadi kerumunan.
Sementara untuk warga penyandang disabilitas, bantuan diantarkan langsung ke rumah masing-masing oleh petugas.
Baca Juga: Aksi Gokil Kapolresta Solo Bagi Beras: Ajak Pedagang Bercanda hingga Ngobrol Bahasa Madura
Selain BST Rp600.000 tersebut, Pemkot Solo juga tengah mengusulkan bantuan bagi warga pasar, juru parkir, hingga pelaku seni budaya. Jumlahnya mencapai 43.000 orang.
Bantuan Dari Pihak Ketiga
“Mereka ada yang penduduk Kota Solo, ada pula yang tidak ber-KTP Solo. Semuanya akan difasilitasi. Tapi, terlebih dahulu kami akan menyisir datanya agar tidak ada bantuan ganda dan lebih tepat sasaran,” ucapnya.
Jumlah anggaran yang dialokasikan juga masih dalam pembahasan. Rencananya, bantuan yang diberikan berupa bahan pokok senilai Rp 250.000 per bulannya dengan mekanisme pencairan tiga bulan mulai Agustus-Oktober.
Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Solo, Ahyani, mengatakan Pemkot terus menerima bantuan dari pihak ketiga untuk disalurkan kepada masyarakat. Bantuan yang dapat berupa vitamin, obat-obatan, dan bahan pokok itu diserahkan sesuai permintaan pihak ketiga.
“Kalau wujudnya sembako tergantung job-nya. Ada yang amanatnya pengin menyumbang tenaga kesehatan, ada amanatnya untuk masyarakat. Kalau mau menyerahkan sendiri ya, kami fasilitasi,” katanya.
Berita Terkait
-
Wisata Jokowi, Rasa Cinta di Antara Suara Kritis Kita
-
Ada 'Wisata Jokowi' di Solo yang Sempat Bikin Wamendagri Penasaran, Apa Itu?
-
Libur Lebaran di Solo: Rekomendasi Kolam Renang Keluarga yang Asyik
-
8 Rekomendasi Tempat Wisata di Solo, Kunjungi Bersama Keluarga saat Pulang Kampung
-
Anime Solo Leveling: Teori di Balik Sung Jin-Woo Mampu Mengerti Bahasa Monster
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Syok, Bapak 11 Anak dengan Hidup Pas-pasan Tolak KB: Kan Nggak Mesti Begitu
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- JakOne Mobile Bank DKI Diserang Hacker? Ini Kata Stafsus Gubernur Jakarta
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Review Pabrik Gula: Upgrade KKN di Desa Penari yang Melebihi Ekspektasi
Pilihan
-
Jadwal Timnas Indonesia U-17 vs Yaman, Link Live Streaming dan Prediksi Susunan Pemain
-
Minuman Berkemasan Plastik Berukuran Kurang dari 1 Liter Dilarang Diproduksi di Bali
-
Nova Arianto: Ada 'Resep Rahasia' STY Saat Timnas Indonesia U-17 Hajar Korea Selatan
-
Duh! Nova Arianto Punya Ketakutan Sebelum Susun Taktik Timnas Indonesia U-17 Hadapi Yaman
-
Bukan Inter Milan, Dua Klub Italia Ini Terdepan Dapatkan Jay Idzes
Terkini
-
Guru Besar Teknik Industri UNS: Assistive Technology Layak Mendapat Perhatian Lebih
-
Kebersamaan Keluarga Keraton Solo Warnai Hajad Dalem Sungkeman Idul Fitri
-
Cerita Trio Eks Kapolresta Solo Lancarkan Arus Mudik-Balik 2025
-
Drama Pemudik di Sukoharjo: Perempuan Mengamuk Tolak Kembali ke Tangerang, Begini Kisahnya
-
Kecelakaan Beruntun di Karanganyar: Truk vs 2 Mobil dan Motor, Begini Kronologinya