Kendati demikian, beberapa orang Thailand justru membela biksu tersebut dengan alasan bahwa memutilasi diri telah menjadi cara religius tradisional untuk mencari dan mencapai kondisi mental dan spiritual yang lebih tinggi.
Ada kekhawatiran pengikut sekte Dhammakorn mungkin muncul di antara orang Thailand yang terus memiliki keyakinan pada ilmu hitam dan praktik yang dipertanyakan lainnya meskipun Buddhisme normatif tidak menyukai kepercayaan tersebut.
“Para eksekutif dan kepala vihara harus meninjau kembali praktik mereka dan menjaga biksu lain di vihara mereka. Insiden ini kemungkinan merupakan bukti dari kelalaiannya,” ungkap Sipbowon Kaeo-ngam, juru bicara Kantor Nasional Budha.
“Kita harus mencegah situasi tidak menyenangkan seperti itu terjadi lagi,” tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
Ketua Komjak RI Pujiyono Suwadi Ajak Anak Muda Jadi Bagian dari Solusi, Bukan Sekedar Mengkritik
-
Berdampingan dengan Baliho PB XIV, Kemunculan Fadli Zon di Gladak Jadi Sorotan
-
Muncul Keluhan Penerimaan Siswa Kelas Program Khusus, Ini Respon Wali Kota Solo
-
Gawat! Ada Situs Palsu SPMB Solo, Lengkap dengan Foto Wali Kota dan Wakil Wali Kota
-
Jokowi Bertolak ke Jakarta dan Medan, Bakal Dukung Langsung Timnas Indonesia