Scroll untuk membaca artikel
Budi Arista Romadhoni
Jum'at, 09 Juli 2021 | 17:13 WIB
Ilustrasi tabung oksigen. Kelangkaan tabung oksigen terjadi di Kabupaten Sragen, 2 tabung digilir untuk 7 pasien Covid-19. (Unsplash)

“Sampai sana sudah malam. Itu pun tidak langsung ditangani karena rumah sakit penuh. Sambil menunggu penanganan medis, ia dirawat dengan dua tabung oksigen kecil yang dibawa dari rumah. Tabung oksigen itu hanya mampu bertahan 2,5 jam. Kalau kehabisan oksigen dan tidak segera ditangani, bisa-bisa tidak tertolong [nyawanya],” ucapnya.

Terpisah, Kepala DKK Sragen, dr Hargiyanto, membenarkan tabung oksigen saat ini susah didapatkan. Ia mengakui kebutuhan tabung oksigen akhir-akhir ini terus meningkat.

Pemkab Sragen, katanya, sudah berkoordinasi dengan Pemprov Jateng dan pemerintah pusat untuk mengatasi masalah kelangkaan tabung oksigen. Akan tetapi, hingga kini masalah kelangkaan oksigen itu belum tertangani.

“Kita terus berupaya bagaimana bisa mendapatkan tabung oksigen itu. Saat ini, oksigen sudah jadi kebutuhan yang mendesak,” ujarnya.

Baca Juga: Makin Menggila! Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Bangka Bertambah Tiga Orang

Load More