SuaraSurakarta.id - Dalang kondang asal Karanganyar, Ki Manteb Sudarsono meninggal dunia pada, Jumat (2/7/2021) sekitar Pukul 09.45 WIB. Ki Manteb Sudarsono meninggal setelah terkonfirmasi positif Covid-19 hasil swab Antigen pada, Kamis (1/7/2021).
Meninggalnya Ki Manteb Sudarsono yang dikenal dengan dalang "oye" membuat dunia pedalangan merasa kehilangan sosoknya.
"Ki Manteb Sudarsono itu satu-satunya tokoh yang anggap satu-satunya. Karena belum ada yang lain menyamai beliau," terang Sekretaris Paguyuban Dalang Surakarta (Padasuka) Sugeng Nugroho, Jumat (2/7/2021).
Sosok Ki Manteb, lanjut dia, orang proaktif, terbuka untuk menerima masukan dan kritik. Juga membuka diri untuk siapapun kalau mau bertanya atau belajar dipersilahkan.
"Itu yang belum ada tandingannya. Jadi seorang yang betul-betul ilmu dan keterampilannya bukan untuk diri sendiri tapi memang untuk siapa yang membutuhkan," papar Dekan Fakultas Seni Pertunjukan Institut Seni Indonesia (ISI) ini.
Menurutnya, murid-murid beliau cukup banyak. Bahkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) diangkat sebagai seorang maestro.
"Ki Manteb betul-betul seorang tokoh dan maestro. Beliau kalau ditanya selalu menjawab, di dunia pedalangan luar biasa, istilahnya itu tidak pelit ilmu," ujarnya.
Di ISI, Ki Manteb Soedarsono adalah seorang empu paripurna, jadi tingkatan empu tertinggi. Kalau menurut aturan itu hanya diperlukan apabila pemberian ceramah, tapi beliau selalu datang ke kampus setiap hari.
"Dulu setiap hari selalu ke kampus. Selama pandemi ini selalu tanya kapan iki mlebune, dia tidak nganjar tiap hari ke kampus," kata dia.
Baca Juga: Positif Covid-19, Dalang Kondang Ki Manteb Sudarsono Meninggal Hari Jumat
Ketika ke kampus dan bukan tidak ada jadwal ngajar, beliau diarahkan ke salah satu kelas untuk memberikan contoh atau pembelajaran
"Di ISI beliau mengajar mulai tahun 1996 hingga sekarang. Terakhir ke kampus itu sebelum pandemi," sambung dia.
Paguyuban dalang di mana pun dan ISI sangat kehilangan Ki Manteb Soedarsono.
"Beliau maestro dan dalang senior. Beliau sering jadi pitakonan dalang-dalang yunior seperti saya ini," imbuh Salah satu dalang Gondo Wartoyo.
Sosok Ki Manteb Soedarsono sangat terbuka, bahkan sering bilang ke dalang-dalang yang lain siapa yang butuh lakon wayang, atau sejarah wayang.
Beliau entengan, kalau diundang selalu datang dan tidak membeda-bedakan dalang satu dengan dalang lain.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Mural HUT ke-81 di Sukoharjo, Angka 8 Bergambar Pria Gendut, Angka 1 Pria Kurus
-
PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah
-
BRI Optimalkan Likuiditas Dari Dana SAL Untuk Percepat Pembiayaan Sektor Riil
-
Menengok Rumah Slamet Riyadi yang Direhabilitasi, Sosok Pemberani yang Gugur di Medan Perang
-
Duh! PN Solo Tolak Gugatan Gusti Moeng Soal Nama PB XIV, Kabulkan Eksepsi Tergugat