SuaraSurakarta.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali akan melakukan pengetatan protokol kesehatan. Melalui Gerakan Boyolali di Rumah Saja, diharapkan sejumalah pasar bisa tutup pada hari minggu 27 Juni 2021 dan 4 Juli 2021.
Sebagai informasi, Pemkab Boyolali akan menerapkan Minggu di Rumah Saja pada Minggu (27/6/2021) dan Minggu (4/7/2021) sebagai upaya untuk membatasi persebaran Covid-19 di wilayah setempat.
Hal itu mengacu pada Surat Edaran Bupati Boyolali No. 300/2015/5.5/2021, tentang Peningkatan Kedisiplinan dan Pengetatan Protokol Kesehatan Melalui Gerakan Boyolali di Rumah Saja dalam Masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Berbasis Mikro di Kabupaten Boyolali.
Disebutkan, Gerakan Boyolali Di Rumah Saja adalah gerakan bersama seluruh komponen masyarakat di Kabupaten Boyolali dalam rangka memutus dan menekan penyebaran Covid-19 dengan cara tinggal di rumah/kediaman/tempat tinggal masing-masing.
Gerakan tersebut menyasar semua komponen masyarakat kecuali unsur yang terkait dengan sektor esensial seperti kesehatan, kebencanaan, keamanan, energi, komunikasi dan teknologi informasi, keuangan, perbankan, logistik dan kebutuhan pokok masyarakat, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar, fasilitas publik; dan industri yang ditetapkan sebagal objek vital nasional.
Gerakan akan dilakukan di antaranya melalui penutupan Car Free Day, penutupan jalan, penutupan toko/mall, penutupan pasar, penutupan destinasi wisata dan usaha pariwisata, pembatasan penyelenggaraan hajatan yang hanya diizinkan untuk pelaksanaan akad nikah dan khitan tanpa mengundang tamu, serta kegiatan lain yang memunculkan potensi kerumunan.
Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Boyolali, Karsino, mengatakan pada Jumat (25/6/2021), sosialisasi mengenai penutupan pasar sudah dilakukan kepada para pedagang di semua pasar di Boyolali.
"Hari ini tadi sudah kami sosialisasikan. Untuk Minggu [27/6/2021] dan Minggu [4/7/2021] tutup untuk kegiatan pasar. Kami minta dukungan kepada semua masyarakat demi kesehatan dan kenyamanan semua," kata dia, Jumat.
Tanggapan Pedagang
Baca Juga: Tambah 6.934 Pasien, Kasus COVID-19 di Jakarta Capai 501.396 Orang
Berkaitan dengan kegiatan tersebut dia mengimbau kepada para pedagang dan pengunjung bisa menyesuaikan.
Salah satu pedagang di Pasar Boyolali Kota, Parjiman, mengatakan pengumuman penutupan pasar untuk hari Minggu sudah dilakukan pada Jumat pagi.
"Sudah diumumkan, Minggu tutup," kata dia, Jumat (25/6/2021).
Dia pun akan mematuhi aturan yang ada. Dia juga akan berkomunikasi dengan para pelanggan yang biasa mengambil barang pada Minggu.
"Ya besok saya sampaikan agar [Sabtu] mengambil barangnya dobel sekalian," kata dia.
Hal yang sama juga disampaikan pedagang lain, Muslimatun.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026
-
Masa Demo di Depan Rumah Jokowi, Serahkan Surat Peringatan dan Plakat Bertuliskan Filosofi Jawa