SuaraSurakarta.id - Hewan kurban mulai diburu masyarakat di Kota Solo. Sebab, perayaan Idul Adha akan dilaksanakan 20 Juli 2021 mendatang.
Harga hewan kurban di Kota Solo pun mulai merangkak naik jelang Idul Adha. Hal itu seiring dengan permintaan dari masyarakat yang mengalami peningkatan.
"Saat ini harganya sudah berubah, seekornya naik sekitar Rp100 ribu-250 ribu. Ini untuk kambing," kata pedagang kambing Muh Alim dilansir dari ANTARA di Pasar Hewan Semanggi Solo, Kamis (24/6/2021).
Ia mengatakan kenaikan harga terjadi sejak satu hari yang lalu. Meski demikian, ada kemungkinan mendekati Idul Adha harga kembali mengalami kenaikan.
"Kenaikan harga memang terjadi secara bertahap, yang tadinya harganya Rp1,5 juta/ekor sekarang jadi Rp1,75 juta. Sedangkan yang awalnya di harga Rp1,75 juta naik menjadi Rp2 juta," katanya.
Sementara itu, untuk pembelian hewan kurban oleh tengkulak biasanya dilakukan secara inden. Meski demikian, sejauh ini ia belum menerima pesanan dari para tengkulak.
"Mungkin nanti di awal bulan Juli, karena masih lama. Kalau kenaikan harga hewan kurban ini karena biaya pakan lagi mahal, kondisi musim hujan seperti ini memelihara kambing tidak mudah," katanya.
Sementara itu, pedagang lain Irfan Mahmud mengatakan sejauh ini belum banyak memiliki stok hewan kurban.
"Kalau stok belum karena di desa harganya (kambing) sudah mahal. Sebetulnya barangnya (ketersediaan kambing) banyak tetapi harganya yang tinggi, belum berani stok banyak," katanya.
Baca Juga: Kasus Covid-19 Melonjak, Begini Protokol Sembelih Hewan Kurban dari MUI
Senada dengan Alim, Irfan mengatakan saat ini harga kambing sudah mulai mengalami kenaikan. Ia yang biasanya menjual kambing di harga Rp1,8-1,9 juta/ekor untuk saat ini naik menjadi Rp2 juta/ekor.
"Sejauh ini untuk permintaan secara pasti juga belum ada, tetapi kalau di tahun-tahun lalu yang beli ke saya banyak dari yayasan. Biasanya mereka nggak pesan tetapi belinya mendadak," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
Terkini
-
Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar
-
Termasuk di Wonogiri, Bayer Panen Raya di 4 Daerah, Produktivitas Jagung Didorong Naik
-
Jokowi Tetap Yakin PSI Tembus Senayan 2029 Meski Ambang Batas Bisa Naik
-
Jokowi Buka-bukaan soal Riwayat Sekolah Gibran di Singapura: Masak Disuruh Ikut Paket C Lagi!
-
Bagus Mahendra, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Klaten Dimakamkan Tepat di Hari Pernikahan Kakak