SuaraSurakarta.id - Kabar duka datang dari persepak bolaan Tanah Air. Mantan kiper Timnas Indonesia dan Pelita Solo, Listianto Raharjo meninggal dunia di Rumah Sakit Bhayangkara Surabaya, Selasa (20/4/2021) sekitar pukul 23.00 WIB.
Sosok yang kini jadi pelatih kiper Bhayangkara Solo FC U-20 itu menghembuskan nafas terakhir terkena serangan jantung dan meninggal dunia di usia 51 tahun.
COO Bhayangkara Solo FC, Kombes Pol Sumardji membenarkan perihal meninggalnya pria yang turut mengantar PSS Sleman promosi ke Liga 1 tersebut.
“Meninggalnya sekitar pukul 23.00 WIB. Tadi sore masih latihan dan memang tinggal di mess Bhayangkara FC di Surabaya," ungkap Sumardji dilansir dari laman resmi klub.
"Segenap manajemen Bhayangkara Solo FC meraskan kehilangan sosok legenda kiper. Kami ikut berduka sedalam-dalamnya,” ujar COO Bhayangkara Solo FC, Kombes Pol Sumardji.
Sepanjang karir di sepak bola Indonesia, Listianto Raharjo memang terkenal jadi salah satu penjaga gawang andalan Pelita Jaya dan berlanjut ke Pelita Solo. Selain itu juga menjadi kiper SEA Games 1997 dan Tiger Cup 1996 bersama pelatih Timnas, Henk Wullems.
Selain itu, dia sempat memperluat Arema Malang, Persikota Tangerang, Persib Bandung, hingga Persibom Bolaangmongondow.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
Terkini
-
Warung Makan Non Halal di Sukoharjo Diduga Dibakar oleh OTK
-
Holding Ultra Mikro 5 Tahun, Jutaan UMKM Makin Berdaya
-
Mantan PMI Tati Purwanti Kembangkan Bubur Cirebon hingga Jantung Kota Taipei
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Dukung Diaspora dan PMI, BRImo Taiwan Raih Penghargaan Inovasi Indonesia 2026