Sejumlah warga menyaksikan kebakaran kilang minyak Pertamina Balongan, Indramayu, saat kejadian perrama. [ANTARA/Khaerul Izan]
SuaraSurakarta.id - Kebakaran kembali melanda tangki penyimpanan BBM Pertamina RU VI Balongan, Kamis (4/1/2021) malam sekitar pukul 20.00 WIB.
Belum diketahui penyebab api kembali menyebar. Namun kalanan di sekitar kilang Balongan kembali ditutup.
Upaya pemadaman pun langsung dilakukan pihak pertamina bersama pemerintah setempat.
Info itu dikabarjan akun Instagram @Indramayuterkini dan langsung banjir komentar warganet.
Api kembali membesar di salah satu tangki T-301 kilang minyak Pertamina Refenery Unit VI Balongan.
Seperti diketahui, kobaran api di penyimpanan BBM Pertamina RU VI Balongan sempat padam, kemarin pagi.
Bahkan sudah tidak terdapat kepulan asap pada siang hari usai dilakukan prosedur offensive fire fighting.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
Terkini
-
Waktu Buka Puasa di Surakarta Hari Ini 20 Februari 2026: Cek Jadwal Magrib dan Doa Lengkap
-
Masih Jadi Buruan Warga! Bubur Samin Legendaris khas Banjar kini Jadi Warisan Budaya Tak Benda
-
Waktunya Sahur! Cek Jadwal Imsakiyah Surakarta 20 Februari 2026, Lengkap Niat Puasa Ramadan!
-
Waktunya Berbuka! Cek Jadwal Azan Magrib dan Isya Kota Surakarta
-
Cegah Tawuran, Kapolresta Solo Pastikan Larangan Perang Sarung