SuaraSurakarta.id - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menegaskan jika partainya telah mengantongi nama capres 2024 mendatang.
Hal yang mengejutkan, partai berwarna kuning itu dikabarkan baru saja menolak nama tiga gubernur yang elektabilasnya cukup tinggi.
Ketiganya adalah Anies Baswedan (Gubernur DKI), Ridwal Kamil (Gubernur Jabar), dan Ganjar Pranowo (Gubernur Jawa Tengah).
“Ya kan sekarang kan kami punya calon atau kader sendiri, pimpinan sendiri gitu. Tentu itu akan menjadi prioritas kami untuk mempertimbangkan secara resmi untuk dicalonkan sebagai capres," kata Doli dikutip dari Suara.com.
Doli menyebutkan salah satu pertimbangan menolak tiga nama Gubernur dengan elektabilitas tinggi tersebut, dengan perhitungan lebih baik mengusung nama dari kader internal dibanding tiga nama tersebut yang bukan berasal dari kader Partai Golkar.
Dari nama yang telah dikantongi partai berlambang pohon beringin ini, Doli mengungkap jika para kader telah sepakat untuk mengusung Ketua Umumnya Airlangga Hartarto sebagai capres di 2024 nanti.
Airlangga merupakan nama yang ideal bagi Partai Golkar untuk dicalonkan sebagai kandidat Presiden pada pemilu mendatang, terlebih merupakan internal dan kader Partai Golkar.
Munculnya nama Airlangga sendiri, ditegaskan Doli berasal dari aspirasi seluruh kader Partai Golkar. Walaupun hingga saat ini Airlangga sendii masih belum memberi jawaban kesiapannya untuk dicalonkan partai yang dipimpinnya tersebut.
Dimaklumi Doli, mengingat saat ini Airlangga masih harus fokus menjadi Menteri Koordinator Perekonomian dan mengemban tugas menangani dampak pandemi covid-19.
Baca Juga: Jadi Capres Pilihan Milenial, Ridwan Kamil: Lumayan, Saya Tidak Ngebuzzer
“Iya, itu kan baru aspirasi yang disampaikan. Tapi Pak Airlangga belum jawab. Kemudian kami juga belum memutuskan secara resmi apakah memang itu sudah jadi keputusan karena Pak Airlangga nya belum jawab, belum menyatakan bersedia gitu,” kata Doli.
Elektabilitas cukup tinggi tercatat dari Lembaga Indicator Politik Indonesia yang melakukan survei di kalangan anak mudah atau milenial. Dimana survey mencantumkan 17 nama calon presiden kepada para anak muda yang mengikuti survey tersebut.
Dari hasil yang didapat lembaga indicator tersebut ada tiga tokoh yang paling banyak dipilih anak muda diantaranya Anies Baswedan (15,2 persen), Ganjar Pranowo (13,7 persen), Ridwan kamil (10,2 persen).
Selanjutnya, Sandiaga Uno (9,8 persen), Prabowo Subianto (9,5 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (4,1 persen), Erick Thohir (1,5 persen), Tito Karnavian (1,2 persen), Puan Maharani (1,1 persen).
Sementara Gatot Nurmantyo, Khofifah Indar Parawansa, Maruf Amin, Budi Gunawan, Bambang Soesatyo, Airlangga Hartanto, Mahfud MD, dan Muhaimin Iskandar meraih angka di bawah satu persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 10 Lipstik Paling Laris di Shopee Indonesia, Brand Lokal Mendominasi
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Makin Panas! LDA Keraton Solo Gugat Soal Pergantian Nama KGPH Purboyo jadi PB XIV
-
Resmi Berganti Nama, Purboyo Kini Sri Susuhunan Paku Buwono XIV
-
4 Mobil Bekas Rp150 Jutaan yang Bikin Keluarga 'Naik Kelas' di 2026!
-
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 175 Kurikulum Merdeka: Organisasi Pergerakan Nasional
-
Ketum PUI Raizal Arifin: Penguatan Polri Lebih Mendesak daripada Perubahan Struktur