SuaraSurakarta.id - Menteri BUMN, Erick Thohir, baru saja membeli saham sebesar 20 persen di salah satu klub Liga 2, yakni Persis Solo. Tak lama kemudian, ia kini segera mengakuisisi salah satu klub Inggris yang bermain di League One atau kasta ketiga bernama Oxford United.
Menurut laporan The Telegraph, Erick Thohir saat ini sedang mengajukan proposal pembelian kepada pemilik Oxford United yakni pengusaha asal Thailand, Sumrith 'Tiger' Thanakarnjanasuth. Eks bos Inter Milan itu berniat membeli minimal 51 persen saham klub berjuluk The Us tersebut.
Diperkirakan transaksi pembelian tersebut akan tuntas dalam beberapa pekan ini. Saat ini proses masih dalam tahap mendapat persetujuan dari badan English Football League sebagai operator kompetisi sepak bola di Inggris.
Erick Thohir tak sendirian dalam mengakuisisi Oxford United. Ia menggandeng pengusaha asal Indonesia lainnya, yakni Anindya Bakrie.
Sebagaimana diketahui, Erick Thohir dan Anindya Bakrie bukanlah sosok baru dalam kepemilikan klub sepak bola. Sosok Erick Thohir sebelumnya sudah punya saham di klub Amerika Serikat, DC United, dan juga pernah memiliki klub raksasa Italia, Inter Milan.
Sementara Anindya Bakrie adalah generasi ketiga keluarga Bakrie, yang 35 tahun lalu, sudah memiliki klub ternama Pelita Jaya. Saat ini keluarga Bakrie tercatat sebagai pemilik Arema FC, Persija Jakarta, serta klub Brisbane Roar di Liga Australia.
Sementara di kesempatan berbeda, Anindya Bakrie tak mau banyak berkomentar soal kabar pembelian Oxford United. Sebab saat ini masih dalam proses.
"Kita tunggu saja 'tanggal mainnya', karena semua ini kan ada proses. Tapi memang dari awal kita percaya akan potensi Oxford United untuk naik kelas ke Divisi Championship," kata Anindya, dilansir dari Antara.
''Menangani Oxford adalah tantangan. Semoga, bisa juga membantu kemajuan sepak bola Indonesia," lanjutnya.
Baca Juga: Keputusan Kaesang Beli Persis Solo Disorot Media Asing
Di lain pihak, Erick Thohir meminta doa agar proses pembelian Oxford United berjalan lancar. Sebab kompetisi di Inggris memiliki tantangan lebih besar.
"Tolong doakan, agar semuanya lancar. Kompetisi sepak bola Inggris tidak mudah, tapi harus kita coba," kata Erick Thohir.
Oxford United saat ini berada di posisi 11 klasemen di League One. Kini mereka terus berusaha masuk dalam posisi 6 besar dengan 11 laga sisa sehingga bisa masuk babak play off untuk melangkah ke Divisi Championship.
Tahun lalu, Oxford belum berhasil naik tingkat setelah kalah dari Wycombe Wanderers di babak play off.
Berita Terkait
-
Gen Z Fasih Bahasa Inggris, tapi Makin Asing dengan Bahasa Ibu, Mengapa?
-
Sprint Race MotoGP Inggris 2026: Aprilia Tampil Dominan, Ducati Kesulitan
-
Chelsea, AC Milan, Aston Villa Tur Pramusim ke Indonesia, Erick Thohir Angkat Topi
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Marc Marquez Waspadai Tantangan Besar di GP Inggris 2026, Ini Penyebabnya
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Mural HUT ke-81 di Sukoharjo, Angka 8 Bergambar Pria Gendut, Angka 1 Pria Kurus
-
PGS Resmi Tutup Permanen Gara-gara Pailit, Pedagang Mulai Kosongkan Kios dan Pindah
-
BRI Optimalkan Likuiditas Dari Dana SAL Untuk Percepat Pembiayaan Sektor Riil
-
Menengok Rumah Slamet Riyadi yang Direhabilitasi, Sosok Pemberani yang Gugur di Medan Perang
-
Duh! PN Solo Tolak Gugatan Gusti Moeng Soal Nama PB XIV, Kabulkan Eksepsi Tergugat