SuaraSurakarta.id - Jalan Underpass Makamhaji, Kecamatan Kartasura Kabupaten Sukoharjo kini mulus setelah dilakukan pengaspalan. Arus lalu lintas di underpass diprediksi akan lancar setelah perbaikan dilakukan oleh Dirjen Perkeretaapian.
Perbaikan tidak hanya pada pengaspalan jalan, sebelumnya sudah diperbaiki saluran air atau gorong-gorong dengan pemasangan.
Karena selama underpass sering menjadi masalah, di mana aspal jalan banyak yang mengelupas dan saat hujan sering tergenang sehingga tidak bisa dilintasi kendaraan.
"Perbaikan ini dilakukan oleh Dirjen Perkeretaapian. Karena underpass masih menjadi kewenangan Dirjen Peretaapian," ujar Plt Dinas Perhubungan (Dishub) Sukoharjo, Toni Sri Buntoro, Minggu (21/3/2021).
Perbaikan sudah dilakukan beberapa hari lalu, baik pemasangan besi penutup saluran dan pengaspalan. Selama perbaikan underpass ditutup sementara dan lalu lintas dialihkan ke jalur lain.
Sebenarnya perbaikan dilakukan secara bertahap, Kamis (18/3/2021) perbaikan pemasangan besi saluran air dan sempat ditutup hingga malam hari. Selanjutnya, Jumat (19/3/2021) dilakukan pengaspalan dan hanya sampai sore pukul 17.00 wib sudah dibuka.
"Selesai pemasangan besi di gorong-gorong, perbaikan langsung dilanjutkan pengaspalan. Saat pengaspalan pertama hujan, hingga airnya menggenang, tapi bisa dilanjutkan," ungkap dia.
Untuk mengantisipasi kerusakan, kedepan kendaraan berat akan dilarang untuk lewat underpas. Untuk jalan pengganti bagi kendaraan berat masih akan dibicarakan dengan daerah sekitar.
"Ke depan kendaraan berat tidak boleh melintas di jalur Underpass Makamhaji. Kita akan carikan solusi untuk jalur lain yang bisa dilintasi," sambungnya.
Baca Juga: Disengat Tawon Vespa Usai Bersihkan Kampung, Warga Wonogiri Ini Lumpuh
Untuk mencari jalur lain yang akan dipakai arus kendaraan berat akan dibicarakan atau dikoordinasi dengan daerah lain di Solaraya, yakni Kota Solo, dan Kabupaten Klaten. Nantinya jalur tersendiri ini akan ditetapkan pada koordinasi tersebut.
"Kita akan koordinasi dengan daerah sekitar, jadi Sukoharjo, Kota Solo, dan Kabupaten Klaten. Jadi nanti akan disepakati bersama dalam koordinasi antar daerah," ungkap dia.
Mungkin nanti rutenya kendaraan berat dari arah Wonogori atau Sukoharjo setelah kawasan Solobaru atau Tanjung Anom Kecamatan Grogol belok ke arah barat lewat Kadilangu sampai Pertigaan Pakis Kecamatan Wonosari, Klaten.
Underpass Makamhaji belum menjadi kewenangan Pemkab Sukoharjo tapi Dirjen Perkeretaapian. Sehingga kerusakaan yang selama ini terjadi diperbaiki oleh Dirjen Perkeretaapian bukan Pemkab.
"Untuk masalah serah terima kita belum bisa, Kita lihat perkembangannya dulu. Ini kan masih butuh perawatan yang luar biasa, dan banyak dikeluhkan oleh masyarakat," ujar Bupati Sukoharjo, Etty Suryani.
Kontributor: Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Hasil Survei Terbaru SMRC Soal Capres: Prabowo Hanya Raih 9,8 Persen, Kalah Telak Dari Dedi Mulyadi
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Bedak Marcks Bisa Buat Apa Aja? Ini 3 Kegunaannya untuk Rawat Kulit Wajah
- 4 Body Lotion Malam untuk Mencerahkan dan Melembapkan, Bikin Kulit Lebih Glowing
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Guyonan Mbah Con Cairkan Suasana, Kapolresta Solo Ngariung Bareng Driver Ojol
-
Usai Ditunjuk Jadi Plt Bupati Klaten, Linda Benny Langsung Kumpulkan OPD, Ini yang Dibahas
-
Jelajahi Promo Properti Dari BRI KPR di Summarecon Expo 2026
-
AI Makin Canggih, Humas Dituntut Jaga Kepercayaan Publik dan Tangkal Disinformasi
-
Fantastis! Bupati Klaten Terima Setoran Pengusaha Tambang, Ratusan Juta Rupiah Mengalir