SuaraSurakarta.id - Sebanyak 10 orang dari Perhimpunan Pedagang Pasar Turi Surabaya menyambangi salah satu tokoh Kota Solo, Habib Hasan Mulachela di Pasar Kliwon, Rabu (3/3/2021).
Kedatangan mereka berkaitan dengan nasib kepada pemerintah pusat termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Habib Hasan karena sekitar 13 tahun tak bisa beraktivitas usai kebakaran hebat medio 2007 silam. Setidaknya lebih dari 3.000 kios ludes terbakar dalam musibah itu.
Hasan Mulachela selama ini memang cukup dekat dengan sosok Jokowi sekaligus mantan Wali Kota Solo tersebut.
"Kami sengaja ke Solo bertemu Habib Hasan melaporkan segala persoalan pedagang agar disampaikan kepada Presiden Jokowi. Karena kami tidak bisa berjualan selama lebih dari 13 tahun di Pasar Turi pascakebakaran," Ketua Perhimpunan Pedagang Pasar Turi , Muhammad Taufik Al-Djufri.
"Jika ditotal pedagang lama dan baru, ada sekitar 6.000 pedagang yang belum bisa berjualan. Kami sudah bingung mau mengadu nasib ke mana, akhirnya bertemu Habib Hasan," tambah dia.
Dia menceritakan, sejak kebakaran hebat 2007 silam, Taufik mengklaim pasar tak kunjung bisa ditempati ribuan pedagang. Padahal hampir seluruh pedagang telah membayar lunas kios yang akan ditempati.
Jufri menyebut, nominal pembayaran bervariasi yakni sekiitar Rp 200 juta untuk pedagang lama. Sedangkan pedagang baru membeli kios seharga Rp 750 juta hingga Rp 1 miliar.
Namun meski sudah membayar lunas, Taufiq mengatakan jika nasib ribuan pedagang masih terkatung-katung. Pasca-kebakaran yang kali terakhir itu, proyek pembangunan diserahkan ke PT Gala Bumi Perkasa.
Pihaknya mencurigai ada permainan kotor yang dilakukan pihak pengembang. Alhasil, proyek yang mestinya selesai tahun 2014 itu hingga saat ini tak kunjung tuntas.
Baca Juga: Prostitusi Disikat Gibran, Habib Hasan Sebut Warga Solo Beruntung
"Karena yang bisa menyelesaikan persoalan Pasar Turi ini hanya Pak Jokowi bersama gubernur, wali kota, maupun pejabat lain. Tidak tertutup kemungkinan jika Kapolri dan Jaksa Agung," tegasnya.
Sementara itu, Habib Hasan terkejut dengan nasib yang dialami pedagang Pasar Turi yang tak kunjung bisa beraktivitas seperti sedia kala. Dirinya siap menampung semua aspirasi pedagang.
"Semua masukan sudah saya terima dan Insya Allah akan saya bawa ke Jakarta dan pemerintah pusat. Termasuk ke Pak Presiden, Kapolri, hingga Jaksa Agung untuk bisa ditindaklanjuti," tutur Hasan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
Terkini
-
Canggih! Ompreng Makan Bergizi Gratis di Solo Lewati Sinar UV dan Disegel 360 Derajat
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Salurkan KPP Rp427,5 Miliar di Jakarta
-
Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!
-
Kemenpora Beri Penghargaan Indonesia Sports Industry of the Year 2026 kepada BRI
-
Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama