SuaraSurakarta.id - Masyarakat di wilayah Desa Lorog, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo dikejutkan dengan turunnya hujan es disertai angin kencang, Selasa (3/2/2021).
Dilansir Solopos..com--jaringan Suara.com, hujan es disertai angin kencang terjadi sekitar pukul 13.50 WIB. Hujan es berukuran tak lebih dari satu sentimeter mengguyur dan membuat heboh warga Lorog, Tawangsari, Sukoharjo.
Namun, hujan es tersebut tak berlangsung lama, hanya singkat tak lebih dari tiga menit.
Menurut penuturan karyawan PT Berkah Solo Berdikari (Berseri) yang beralamat di Desa Lorog, Kecamatan Tawangsari, Sukoharjo, Nur Fadli, 26, hujan yang turun tak seperti biasanya.
Kali ini hujan turun seperti bola-bola permen dengan sangat keras. Sehingga menimbulkan suara kencang saat menimpa genteng pabriknya.
"Bunyinya pletok-pletok. Saya keluar pabrik dan sempat memvideo ternyata hujan es," kata Fadli kepada Solopos.com.
Dalam rekaman videonya, dia mengatakan hujan es berukuran sangat kecil seperti batu kerikil tak lebih dari satu sentimeter. Hujan es ini juga berlangsung sangat cepat.
"Paling tidak sampai tiga menit. Wong tadi cepat sekali," lanjut Fadli.
Fenomena hujan es menurut Rudi, adalah hal biasa dalam fenomena alam.
Baca Juga: Astaga! Ibu dan Balita Tertimpa Reklame Ambruk, Begini Kondisinya
Hujan es biasa terjadi karena adanya awan cumulunimbus atau awan hitam pekat yang dari pandangan mata tidak tinggi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
BRI Wealth Management Tambah Tiga Reksa Dana Baru untuk Optimalkan Diversifikasi Portofolio
-
HYDROPLUS Soccer League 2026/2027 Libatkan 110 Tim, Perluas Pembinaan Sepak Bola Putri ke Solo
-
Bertemu Presiden Prabowo, Jokowi Akui Tak Bahas Putusan MK, Tapi Kemenangan Timnas Indoenesia
-
Jokowi Buka Suara Soal Polemik Ijazah Gibran: Setiap Negara Punya Sistem Berbeda!
-
Melihat Batik 'Rona Nusantara' Karya Syarif Abdillah, Siswa SMA Muhammadiyah 6 Surakarta