SuaraSurakarta.id - Gibran Rakabuming Raka dihadapkan tantangan dalam polemik sengketa tanah Sriwedari. Seperti diketahui, tanah itu salah satunya dibangun Masjid Taman Sriwedari yang kini masih dalam proses berdiri.
Anggota Fraksi PDIP DPRD Solo Suharsono seperti dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com menyebut ide pembangunan Masjid Sriwedari salah satunya dari Joko Widodo (Jokowi).
"Saya dengar yang punya ide Pak Jokowi. Saya harap nanti bisa dilanjutkan Mas Gibran, sehingga pembangunan masjid tidak mangkrak," kata Suharsono kepada Solopos.com, Sabtu (6/2/2021).
Jika menilik ke belakang, sengketa tanah Sriwedari yang berada di tepi Jalan Slamet Riyadi tersebut sudah berlangsug selama 47 tahun hingga kini belum juga selesai.
Jika ditotal, perjalanan kasus itu setidaknya telah melewati tujuh pergantian Wali Kota. Mulai Soemari Wongsopawiro hingga nanti saat Gibran Rakabuming dilantik.
Jokowi sendiri pernah 'merasakan' polemik itu saat jadi Wali Kota Solo periode 2005 hingga 2012 sebelum 'naik kasta' jadi Gubernur DKI dan kini Presiden RI.
Sejatinya, putusan pengadilan memenangkan ahli waris RMT Wiryodiningrat yang mengklaim sebagai pemilik tanah yang dulunya merupakan Bonrojo Keraton Solo itu.
Pada 21 Februari 2020 lalu, Pengadilan Negeri Solo mengeluarkan surat penetapan eksekusi tanah Sriwedari. Namun, hingga kini eksekusi belum terlaksana karena ada perlawanan dari banyak pihak.
Terutama Pemkot Solo yang meyakini lahan Sriwedari merupakan tanah negara dan seharusnya digunakan untuk kepentingan umum. Pemkot Solo tidak hadir setiap diundang rapat membahas eksekusi tersebut.
Baca Juga: Akun Facebook Jokowi Diserang Netizen Malaysia, Komisi I: Salah Alamat!
Kini, hampir setahun berlalu sejak PN mengeluarkan surat penetapan eksekusi itu. Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo segera purnatugas dan posisinya digantikan Gibran Rakabuming Raka yang tak lain putra sulung Presiden Jokowi.
Suharsono sendiri berharap meski nantinya tidak lagi menjabat sebagai Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo tetap membantu memperjuangkan Sriwedari.
"Meskipun nanti Pak Rudy purnatugas, tetap kami ajak untuk ikut mempertahankan tanah Sriwedari. Pak Rudy masih punya relasi, jaringan. Bila ada gugatan bisa bergabung bersama untuk mempertahankan Sriwedari,” urainya.
Suharsono juga berharap Gibran Rakabuming Raka setelah dilantik menjadi Wali Kota Solo bisa ikut membantu penyelesaian polemik tanah Sriwedari. Selama ini, Sriwedari dibangun pemerintah untuk kepentingan warga Solo.
Dirinya juga berharap tanah Sriwedari bisa ditata dengan baik sebagai ruang publik. Seperti adanya ruang untuk kesenian, ruang kebudayaan, serta ruang bagi anak-anak muda.
“Sriwedari ditata dengan ciri khas masjid, dan ruang publik. Saya berharap pembangunan masjid Sriwedari bisa dilanjutkan,” imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Jeritan Hati Pemulung Solo, 30 Tahun Mengais Rezeki, Kini Terancam Terusir
-
Jelajah Kuliner Solo Raya: 3 Ayam Goreng Legendaris, dari Favorit Presiden hingga Ramah di Kantong
-
Investasi Bodong Berkedok Koperasi: Bahana Lintas Nusantara Dipolisikan, Kerugian Capai Rp4 Miliar
-
Sudirman Said: Konflik Kepentingan Jadi Akar Masalah Lemahnya Ketahanan Energi Nasional
-
Ekonom Apresiasi Peran Vital Buruh, Ajak Aksi Damai dalam May Day