Ronald Seger Prabowo
Selasa, 02 Februari 2021 | 14:08 WIB
Lima bus pariwisata yang berisi rombongan dari Paguyuban Pedagang Pasar Cepogo, disemprot disinfektan di halaman Asrama Haji Donohudan, Selasa (2/2/2021). [Solopos.com/Bayu Jatmiko Adi].

SuaraSurakarta.id - Sebanyak 193 pedagang Pasar Cepogo  Kecamatan Cepogo, Boyolalu harus digiring ke lokasi karantina Covid-19 Asrama Haji Donohudan, Kecamatan Ngemplak, Selasa (2/2/2021).

Rombongan yang menggunakan lima bus besar itu nekat liburan alias piknik ke Pulau Bali, sejak 29 Januari lalu. Mereka tiba di Boyolali pagi tadi dan langsung diadang Satgas Covid-19 ke Donohudan.

Dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com, total ada 213 orang termasuk kru bus menjalani rapid antigen. Hasilnya rapid test diketahui lima di antara mereka terkonfirmasi positif Covid-19.

Kabid Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Kabupaten Boyolali, Susmono Dewa, menjelaskan yang mereka lakukan bersama polisi dan TNI adalah kegiatan pengamanan kedatangan rombongan pedagang Pasar Cepogo.

"Pagi ini mereka kami sambut, kami giring dari exit tol kemudian masuk ke Asrama Haji Donohudan. Sebab mereka melakukan wisata yang mestinya konsekuensinya sudah tahu. Karena sudah diagendakan beberapa tahun lalu dengan sistem menabung, kemudian mereka tetap ngeyel melaksanakan piknik," kata Susmono.

Berdasarkan pantauan Solopos.com, pada Selasa sekitar pukul 06.00 WIB, lima bus pariwisata itu keluar dari pintu tol Bandara Adi Soemarmo, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali. Oleh petugas, rombongan langsung diarahkan menuju Asrama Haji Donohudan, Kecamatan Ngemplak.

Setelah masuk gerbang Asrama Haji Donohudan, kelima bus langsung disemprot disinfektan dari armada pemadam kebakaran. Selanjutnya para penumpang termasuk kru bus disuruh keluar bus satu per satu menuju salah satu gedung di asrama tersebut.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boyolali, Ratri S. Survivalina, dari tes itu diketahui ada lima orang yang dinyatakan positif Covid-19. Yang positif ini  langsung diarahkan untuk menjalani karantina.

Kasi Penindakan Satpol PP Boyolali, Tri Joko Mulyono, menyebut lima orang yang positif Covid-19 terdiri atas tiga dewasa dan dua anak-anak.

Baca Juga: Pasien Covid Membeludak, Wagub DKI: Kamar Isolasi di RS Tersisa 16 Persen

"Tiga yang dewasa akan menjalani isolasi di Asrama Haji Donohudan. Dan yang anak karena masih kecil akan dilakukan karantina mandiri tapi dengan pengawasan ketat," kata dia.

Sementara untuk rombongan yang negatif diperbolehkan pulang dan masih dalam pengawasan.

Load More