SuaraSurakarta.id - Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) digoyang isu aksi 'kudeta' Partai Demokrat dan sang Ketua Umum, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Dalam keterangan persnya, AHY menyebutkan sosok pelaku kudeta Partai Demokrat adalah pejabat tinggi pemerintahan Jokowi.
Meski tak menybut secara gamblang, namun putra sulung mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tersebut mendapatkan dukungnan dari sejumlah menteri dan pejabat di lingkaran pemerintahan Presiden Jokowi.
"Kesaksian dan testimoni banyak pihak yang kami dapatkan, gerakan ini melibatkan pejabat penting pemerintahan, yang secara fungsional berada di dalam lingkar kekuasaan terdekat dengan Presiden Joko Widodo. Lebih lanjut, gerakan ini juga dikatakan sudah mendapatkan dukungan dari sejumlah menteri dan pejabat penting di pemerintahan Presiden Joko Widodo," tutur AHY dalan keterangannya usai rapat pimpinan, Senin (1/2/2021).
AHY memaparkan, salah satu konsep para pelaku untuk mengganti dengan paksa Ketum PD yang sah, adalah dengan menyelenggarakan Kongres Luar Biasa (KLB). Pelaku gerakan menargetkan 360 pemegang suara KLB diajak dan dipengaruhi dengan imbalan uang dalam jumlah besar.
Namun berkaca pada perolehan suara saat Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 silam, Partai Demokrat mengalami penurunan suara signifikan di sejumlah daerah.
Contoh nyata adalah Pileg di Kota Solo, kota kelahiran Presiden Jokowi. Demokrat bahkan tak mendapatkan satupun kursi di legislatif Kota Bengawan!.
Kota Solo memang dikenal sebagai basis suara PDIP. Partai berlambang banteng itu berhasil menduduki 30 dari 45 kursi DPRD Solo.
Lalu partai-partai lain harus rela berbagi 15 kursi yang disisakan, mulai PKS, satu kursi untuk PSI, lalu masing-masing tiga kursi untuk Gerindra, PAN, dan Golkar, serta 1 kursi bagi PSI.
Dilansir dari Solopos.com, terpentalnya Partai Demokrat dari kursi parlemen Kota Solo memang jadi pukulan telak.
Pada Pemilu 2014, Demokrat mendapatkan tiga kursi dan membentuk Fraksi Demokrat Nurani Rakyat bersama Hanura yang hanya memperoleh 1 kursi. Setali tiga uang dengan Demokrat, Partai Hanura pun juga terpental dari kursi DPRD Kota Surakarta.
Sementara itu, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko mengakui sempat menerima sejumlah orang dan membicarakan soal partai yang saat ini dipimpin oleh Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), putra dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
"Jadi ceritanya begini. Beberapa kali memang banyak tamu yang berdatangan dan saya orang yang terbuka. Saya mantan Panglima TNI, tapi saya tidak memberi batas dengan siapapun, apalagi di rumah ini mau datang tebuka 24 jam, siapapun," ujar Moeldoko dalam jumpa pers secara virtual, Senin (1/2/2021).
Pernyataan Moeldoko sekaligus menjawab tudingan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono yang menyebut ada upaya kudeta dari lingkungan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
Berita Terkait
-
Grace Respons Pernyataan Jokowi soal PSI yang Mulai Ditakuti
-
Jokowi Dicibir PDIP: KTA Dipamerin, Tunjukin dong Ijazahnya
-
Jokowi Pamer KTA PSI, Andreas PDIP Berkelakar: Tunjukin Juga Dong Ijazahnya
-
Jokowi Hanya Jadi Role Model Kader PSI, Pakar: Bukan Panutan Masyarakat Luas
-
Jokowi Sesumbar PSI Jadi 'Ancaman', Pengamat: Tanda Pecah Kongsi dengan Prabowo
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Morinaga Soya Lanjutkan Soyalympic ke Yogyakarta dan Solo, Ajak Anak Berani Bereksplorasi
-
Isak Tangis Iringi Kepulangan Guntur, ABK Kapal Virgo Transport 8 yang Ditemukan di Dalam Kamar
-
Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten
-
BRI Peduli Wujudkan Harapan Murid Ini, Tak Lagi Terhalang Banjir Rob Saat ke Sekolah
-
Pengurus Cabang ORADO Kota Surakarta Dikukuhkan, Siap 'Memintarkan Indonesia' Lewat Olahraga Domino