SuaraSurakarta.id - Kecelakaan tergulingnya truk tronton pengangkut minuman isotonik di kawasan Gunung Lawu, tepatnya di jalan tembus Tawangmangu Magetan, Kecamatan Tawangmangu, Jumat (22/1/2021) pagi memantik keprihatian banyak orang.
Kecelakaan itu membuat sang sopir yang baru pertama kali melewati kawasan itu mengalami patah tulang di sejumlah anggota bagian tubuh dan menjalani perawatan di Rumah Sakit Daerah Moewardi (RSDM) Kota Solo.
Kondisi ini membuat sejumlah sukarelawan di Kecamatan Tawangmangu merasa prihatin. Dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com, sejumlah sukarelawan mengumpulkan donasi Rp17,5 juta untuk sang sopir truk tronton yang saat itu bekerja sendirian.
Sukarelawan berinisiatif mengumpulkan donasi mulai Jumat (22/1/2021) hingga Minggu (24/1/2021). Donasi dikumpulkan oleh sukarelawan Srikandi Lawu Tawangmangu dan IWK Tawangmangu Rp10,9 juta. Selain itu Komunitas Squad Yunior Pemuda Kalisoro Rp6,6 juta.
Camat Tawangmangu, Rusdiyanto, menyampaikan sudah menyerahkan bantuan tersebut kepada keluarga korban kecelakaan truk terguling itu. Bantuan diterima anak Baskoro yang menunggu di RSDM Kota Solo.
"Sudah diserahkan bantuan tersebut. Ada yang diserahkan langsung dan ada yang diserahkan dengan cara transfer. Niat teman-teman itu meringankan beban, membantu. Mudah-mudahan bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," ujar Rusdiyanto saat dihubungi Solopos.com pada Senin (25/1/2021).
Mirisnya, diketahui sejumlah warga mulai ibu-ibu, paruh baya, hingga warga berusia muda malah menjarah minuman dalam botol yang jatuh berserakan di tepi jalan maupun di bak truk.
Dua wanita berusia 20 tahunan berinisial A dan S juga tertangkap tangan memposting video hasil penjarahan hingga mengajak warga lain untuk melakukan aksi serupa.
Dalam video tersebut mereka tampak mengambil dua kardus minuman isotonik yang merupakan bagian muatan dari truk tronton tersebut. Kedua wanita ini juga sempat membuat video di lokasi kecelakaan truk tronton di Tawangmangu. Videonya mendokumentasikan aksi sejumlah orang yang menjarah di lokasi kecelakaan.
Benar saja, aksi dua wanita itu akhirnya viral. Namun bukannya mendapat apresiasi, aksi mereka malah berakhir di Polsek Tawangmangu.
Mereka akhirnya mengembalikan dua kardus minuman isotonik ke Polsek Tawangmangu. Dua perempuan itu tidak lantas dibiarkan pergi begitu saja.
Polsek Tawangmangu memberikan hukuman. Mereka diminta membuat pengumuman agar orang-orang yang menjarah minuman isotonik itu segera mengembalikan ke Polsek Tawangmangu.
Mereka kemudian membuat video klarifikasi dan permintaan maaf didampingi sukarelawan TRC Mantap Tawangmangu melalui video berdurasi satu menit delapan detik.
"Saya salah satu warga Tawangmangu yang tadi pagi karena ketidaktahuan saya ikut mengambil minuman Pocari Sweat dari kejadian kecelakaan yang terjadi di Tawangmangu. Namun karena ketidaktahuan saya dan hanya ikut menjadikan saya salah, oleh karena itu saat ini mengembalikan apa yang harusnya tidak saya ambil," kata A dan S dalam video klarifikasi tersebut.
Berita Terkait
-
Penyebab Truk Sembako Terguling di Jalan Raya Serpong Tangerang Selatan
-
Paris Jadi Tawangmangu Kedua? Atlet Bulu Tangkis Indonesia Santai Persiapkan Paralimpiade
-
Hantam Mobil dan Pemotor, Truk di Jakarta Utara Terguling usai Hajar Separator
-
Waduh! Imbas Sopir Truk Diduga Meleng, Jalan Panjang Kebon Jeruk Sempat Macet Parah
-
Terguling di Flyover Pulogebang, Sopir Truk Bantah Ngantuk
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Tewaskan Bocah 12 Tahun, Ini Kronologi Pohon Tumbang di Bumi Sekipan Tawangmangu
-
Lebaran Kelabu: Pohon Tumbang di Bumi Sekipan Tawangmangu, Bocah 12 Tahun Meninggal Dunia
-
Cek Pos Pam Ops Ketupat Candi, Kapolresta Solo Pastikan Pengamanan Arus Balik Lancar
-
Sambangi Lokasi Banjir di Sambirejo, Wali Kota Solo Siapan Berbagai Penanganan
-
Terendam Banjir, Underpass Simpang Joglo Solo Ditutup Total