SuaraSurakarta.id - Segerombolan remaja di Boyolali konvoi dengan menggunakan sepeda motor dan membawa senjata tajam, Kamis (7/1/2021). Satpol PP pun memburu gerombolan tersebut.
Kasi Pembinaan dan Penyuluhan Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat Satpol PP Boyolali, Hani Rulianto, mengatakan setelah mendapat laporan warga, dia bersama tim bergerak mencari rombongan tersebut.
"Kami tindaklanjuti di Alun-alun Lor, ternyata nihil. Ada yang bilang ke patung jagung, ternyata juga nihil. Kemudian kami putuskan balik kanan," kata Hani dilansir dari Solopos.com.
"Tapi sampai Mako Satpol PP, kami bertemu mereka yang datang dari arah utara. Jumlahnya mungkin sekitar 30 orang. Ada yang bawa senjata tajam," lanjut Rulianto.
Baca Juga: Kisah Kades di Boyolali, Sempat Bertarung dengan Istrinya di Pilkades
Setelah bertemu Satpol PP Boyolali, rombongan remaja yang konvoi tersebut kocar-kacir berpencar melarikan diri. Kemudian pihaknya mendapatkan informasi ada sebagian dari rombongan bocah itu mengalami kecelakaan di perempatan Tegal Wirih, Mojosongo, Boyolali.
"Kami mau mengejar untuk memberikan pembinaan, karena mengganggu ketertiban umum," lanjut Rulianto.
Kecelakaan
Diduga beberapa dari mereka mengalami kecelakaan di di Jalan Solo-Semarang, di perempatan Tegal Wirih, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali. Korban kecelakaan ini merupakan tiga remaja yang naik satu motor.
Mereka terjatuh diduga karena diburu petugas keamanan. Ketiganya ditemukan warga di perempatan Tegal Wirih karena mengalami kecelakaan. Namun warga curiga karena di lokasi kejadian juga ditemukan senjata tajam berupa parang dan gir.
Baca Juga: 48 Preman Bawa Senjata Tajam di Sumut Digulung Polisi
Salah satu korban kecelakaan itu, AG, yang mengaku masih duduk di bangku SMP kelas 9, warga Pengging, Banyudono.
Dia ingin menghampiri teman di sekitar Alun-alun Lor Boyolali. Tapi dia mengaku senjata tajam yang ditemukan di lokasi dia jatuh bukan miliknya.
Tak lama dari peristiwa kecelakaan itu, sejumlah petugas dari Satlantas Polres Boyolali mendatangi lokasi kejadian.
Ketiga korban ditambah satu orang yang berhasil ditangkap di lokasi lain, kemudian dibawa ke Polres Boyolali. Polisi juga mengamankan dua sepeda motor yang dibawa mereka dan senjata tajam yang ditemukan di lokasi kecelakaan.
Berita Terkait
-
New Zealand Van Java Juga Punya Waterboom! Ini 4 Kolam Renang di Boyolali yang Wajib Dikunjungi
-
Remaja di Medan Tertusuk Senjata Tajam Teman Saat Kabur Usai Tawuran Waktu Sahur
-
Tradisi Sadranan di Boyolali: Jaga Kerukunan Jelang Ramadan
-
Bukan Indra Sjafri, Bocah Boyolali Ini Minta Maaf Usai Timnas Indonesia U-20 Gugur
-
Diduga Mau Tawuran, Polisi Ringkus 8 Remaja Tenteng Celurit Ukuran Jumbo di Penjaringan Jakut
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
Pilihan
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
-
Misi Mathew Baker di Piala Asia U-17 2025: Demi Negara Ibu Tercinta
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
Terkini
-
Tewaskan Bocah 12 Tahun, Ini Kronologi Pohon Tumbang di Bumi Sekipan Tawangmangu
-
Lebaran Kelabu: Pohon Tumbang di Bumi Sekipan Tawangmangu, Bocah 12 Tahun Meninggal Dunia
-
Cek Pos Pam Ops Ketupat Candi, Kapolresta Solo Pastikan Pengamanan Arus Balik Lancar
-
Sambangi Lokasi Banjir di Sambirejo, Wali Kota Solo Siapan Berbagai Penanganan
-
Terendam Banjir, Underpass Simpang Joglo Solo Ditutup Total