SuaraSurakarta.id - Penyerang AC Milan, Zlatan Ibrahimovic kembali bikin heboh. Pesepakbola 39 tahun itu dilaporkan telah membeli hutan seluas 1.000 hektare dengan harga mencapai 3 juta euro atau sekitar Rp 51,8 miliar.
Menurut laporan La Gazzetta dello Sport sebagaimana dikutip Football Italia, Selasa (29/12/2020), Ibrahimovic membeli hutan di kawasan pegunungan yang terletak di perbatasan antara Swedia dan Norwegia.
Yang lebih mengejutkan, eks pemain Barcelona itu membeli hutan hanya untuk memenuhi hobinya. Dia dilaporkan mendapat izin untuk bermain salju, berburu hingga memancing di hutan tersebut.
Saat ini, Zlatan Ibrahimovic masih menepi karena cedera. Menyadur Sempre Milan, pencetak gol terbanyak sepanjang masa Timnas Swedia itu masih akan absen saat melawan Juventus awal tahun depan.
Secara pribadi, dia dilaporkan telah menyampaikan bahwa cedera betis yang tengah membekapnya tidak bisa dianggap enteng.
Target comeback Ibrahimovic adalah di pertengahan Januari. Dia diperkirakan bisa membela AC Milan saat menghadapi Cagliari pada 18 Januari mendatang.
Tanpa kehadiran Ibrahimovic, AC Milan nyatanya masih mampu tampil stabil. I Rossoneri belum terkalahkan di kancah domestik sejak awal musim ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
-
Prabowo Bukan Negarawan, Tapi Wisatawan!
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Terkini
-
Polresta Solo Jamin Keamanan Kirab Pusaka Keraton dan Mangkunegaran Berjalan Aman dan Kondusif
-
Bukan Sekadar Edukasi, Taruna Akpol Batalyon Manggala Satya Hadirkan Air Bersih dan MCK di Solo
-
Polemik Pembangunan GKJ Solo: Saat Aturan Negara Justru Menjadi Hambatan Beribadah
-
Gara-gara Dua Mahasiswa Ditangkap Polisi, Aksi Demo di Solo Sempat Memanas
-
Kritik Pedas Mahasiswa untuk Pemerintah: Muak dengan Kondisi Negara, Jengkel dengan Kebijakan!