Cerita Korban Pelecehan Seksual Pengasuh Pondok Pesantren di Karanganyar: Awalnya Dicium Lalu....

Ketua Divisi Pelaporan dan Pendampingan P2TP2A Karanganyar, Anastasia Sri Sudaryatni menjelaskan, salah satu korban menceritakan kejadian memilukan tersebut.

Ronald Seger Prabowo
Kamis, 07 September 2023 | 17:08 WIB
Cerita Korban Pelecehan Seksual Pengasuh Pondok Pesantren di Karanganyar: Awalnya Dicium Lalu....
Ilustrasi pelecehan seksual santriwati di pondok pesantren. [Suara.com/Rochmat]

SuaraSurakarta.id - Sebanyak lima santriwati diduga menjadi korban pelecehan seksual oleh pengasuh pondok pesantren di Kecamatan Jatipuro, Kabupaten Karanganyar.

Ketua Divisi Pelaporan dan Pendampingan P2TP2A Karanganyar, Anastasia Sri Sudaryatni menjelaskan, salah satu korban sebut saja Bunga menceritakan kejadian memilukan tersebut kepada sang pacar.

"Awalnya korban korban cerita ke pacarnya kalau dicium dan mendapat perlakuan tidak senonoh," kata Anastasia Sri Sudaryatni dilansir dari Timlo.net--jaringan Suara.com, Kamis (7/9/2023).

Anastasia mengatakan korban berusia 13-18 tahun. Mereka warga Jatipuro, Matesih dan Kabupaten Wonogiri yang bersekolah di SMK wilayah Karanganyar. Usai bersekolah, mereka nyantri di Ponpes KM.

Baca Juga:Arawinda Merasa Jadi Korban, Ditantang Ibu Amanda Zahra: Ngomong Kemana-mana Bisa, Diajak Ketemu Nggak Mau

Bunga didesak pacarnya mengadu ke orangtua agar pelaku berhenti melecehkan. Namun Bunga takut membuat gaduh.

Ia hanya minta keluar dari ponpes tanpa bilang alasan ke orangtuanya. Akhirnya, guru BK sekolah Bunga berhasil membuatnya bicara jujur.

Bunga bercerita dilecehkan AB (40) yang tak lain pimpinan Ponpes KM tempatnya menimba ilmu agama. Hingga akhirnya kasus ini ditangani Polres Karanganyar yang diambil alih Polda Jateng.

Sedangkan pendampingan psikologis ditangani Pemkab Karanganyar melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Karanganyar.

Seluruh pemeriksaan diampu pihak kepolisian. Ia hanya mendampingi korban saat ditanyai penyidik sampai pemeriksaan visum di rumah sakit.

Baca Juga:Fakta-Fakta Candi Sukuh Karanganyar, Mirip Chichen Itza di Meksiko

Ia tak menyebut gamblang perlakuan pelaku terhadap korban, namun hasil pemeriksaan visum menyebutkan terdapat tanda kekerasan seksual dialami para korban.

"Enam anak ini mengalami kekerasan seksual. Ini hasil visum terhadap enam anak di RS. Saya dampingi ke RSUD sampai kembali lagi ke Polres untuk membuat BAP yang isinya sejauh mana yang dialami korban," jelas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini