facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Timbulkan Kerumunan, Lampion Imlek di Balai Kota Solo dan Pasar Gede Dicopot

Ronald Seger Prabowo Rabu, 16 Februari 2022 | 22:38 WIB

Timbulkan Kerumunan, Lampion Imlek di Balai Kota Solo dan Pasar Gede Dicopot
Menjelang Tahun Baru Imlek, ribuan warga Kota Solo dan sekitarnya tumpah-ruah di taman lampion kawasan Pasar Gede maupun Balai Kota Solo. [Suara.com/Budi Kusumo]

Banyak dari masyarakat dari berbagai daerah di luar Solo yang datang untuk berswafoto.

SuaraSurakarta.id - Lampion perayaan Imlek 2022 di sekitar Balai Kota Solo dan Pasar Gede akhirnya dicopot. Ini sebagai upaya untuk mengantisipasi adanya kerumuman masyarakat.

Berbagai pihak selama ini menilai adanya lampion menimbulkan kerumunan. Banyak dari masyarakat dari berbagai daerah di luar Solo yang datang untuk berswafoto.

"Sudah dilepas. Ini untuk mengurangi kerumunan," ujar Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka, Rabu (16/2/2022).

Sementara itu untuk patung Shio Macan yang dipasang di depan Balai Kota Solo dipindah. 

Baca Juga: Sejarah Cap Go Meh, Mengenal Puncak Perayaan Musim Semi di Hari Ke-15 Setelah Tahun Baru Imlek

"Macannya tidak dilepas, tapi dipindah. Biar tidak ada kerumunan," terangnya.

Rencana lampion dan patung Shio Macan perayaan Imlek 2022 akan dipasang hingga akhir Februari ini. 

Namun, banyaknya kerumunan masyarakat di lokasi lampion menjadi pertimbangan putra sulung Presiden Jokowi ini untuk mencopot.

"Kemarin itu pas lampion nyala semua ramai banget. Yang penting kan perayaan Cap Go Meh sudah rampung," ungkap dia.

Menurutnya, apalagi saat ini kasus Covid-19 di Kota Solo sedang naik. Jadi ini sebagai antisipasi penyebaran kasus Covid-19 di masyarakat.

Baca Juga: Cap Go Meh 2022 Tanggal Berapa? Ini Penjelasan dan Sejarah Perayaan Setelah Tahun Baru Imlek Ini

"Kasusnya kan lagi naik. Jadi kita kurangi dulu kerumunan masyarakat," sambungnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait