Akibat terjerat arisan online itu kata LK, usaha jualan pakaian istrinya bangkrut. Bahkan, baju dagangan istrinya juga diikhlaskan begitu saja saat diambil oleh member yang setiap hari menagih.
“Saya emosi merasa dibohongi. Istri saya kan juga member, yang lain infonya sudah cair sebagian kok istri saya belum,” jelasnya.
Kasat Reskrim Polres Wonogiri AKP Supardi mengatakan ada kemungkinan banyak korban akibat arisan online ini. Namun hingga saat ini belum ada korban arisan online yang melapor.
“Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui siapa yang berada di atas pengepul arisan online ini. Sampai saat ini kami belum menerima laporan dari warga yang tertipu dengan arisan online,” tandasnya.
Baca Juga:Kasus Pembacokan di Sading, Korban Penganiayaan Berpeluang Jadi Tersangka