facebook

Highlight Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kocak! Netizen Malah Laporkan Tarif Parkir di Waduk Cengklik Park Boyolali ke Gibran

Ronald Seger Prabowo Rabu, 02 Juni 2021 | 12:18 WIB

Kocak! Netizen Malah Laporkan Tarif Parkir di Waduk Cengklik Park Boyolali ke Gibran
Beredar karcis parkir mobil bertuliskan Rp10.000 di tempat wisata Waduk Cengklik, Boyolali, Jawa Tengah menuai sorotan warganet di media sosial. [Instagram @energisolo]

Yang menjadi sorotan warganet ialah soal tarif parkir mobil Rp 10.000 dari biasanya hanya dikenakan biaya Rp5.000.

SuaraSurakarta.id - Beredar karcis parkir mobil bertuliskan Rp10.000 di tempat wisata Waduk Cengklik, Boyolali, Jawa Tengah menuai sorotan warganet di media sosial.

Dalam postingan foto yang diunggah akun instagram @energisolo, Senin (01/06/2021). Yang menjadi sorotan warganet ialah soal tarif parkir mobil Rp10.000. Biasanya parkir mobil hanya dikenakan biaya Rp5.000.

"Yen wisata gowo sangu seng akeh ya lur," kata akun itu dalam keterangan tertulis.

Postingan foto karcis itu pun telah disukai lebih 8.000 menuai komentar yang beragam dari warganet. Bahkan ada salah satu warganet yang melaporkan soal karcis parkir tersebut ke Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka.

Baca Juga: Pedagang Lesehan Malioboro Minta Maaf dan 4 Berita SuaraJogja

Sebab yang menjadi sorotan tak hanya soal tarif parkir saja. Melainkan dalam keterangan karcis itu menyebutkan barang atau mobil yang hilang menjadi tanggungjawab pemilik.

"Tanggepan mu pripun mas nek ngene ki @gibran_rakabuming," kata akun @irwan_a___.

Lantas Putra Sulung Presiden Joko Widodo itu enggan memberikan tanggapan apapun lantaran daerah Boyolali bukan wewenangnya.

"@irwan_a__ tidak ada tanggapan karena boyolali bukan wewenang saya," jawab akun @gibran_rakabuming.

Aksi kocak warganet yang melapor soal karcis parkir ke orang nomor satu di Kota Solo itu pun mengundang gelak tawa warganet lainnya.

Baca Juga: Gibran Rakabuming Ajukan Program "Work From Solo" untuk Bangkitkan Pariwisata

Perlu diketahui sudah hal yang lumrah ketika ditempat wisata kerap dimanfaatkan oknum-oknum untuk menentukan tarif parkir seenaknya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait