alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bikin Ngeri! Aksi Penggal Kepala di Sragen Akibat KLB Partai Demokrat

Ronald Seger Prabowo Sabtu, 06 Maret 2021 | 07:00 WIB

Bikin Ngeri! Aksi Penggal Kepala di Sragen Akibat KLB Partai Demokrat
Perwakilan Partai Demokrat yang menghadiri KLB menyepakati penghapusan majelis tinggi. Hal tersebut diputuskan bersamaan dengan penetapan Moeldoko menjadi Ketua Umum Partai Demokrat pada Jumat (5/3/2021). [Suara.com/Muhlis]

Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat akhirnya benar-benar berlangsung di di Hotel The Hill Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara.

SuaraSurakarta.id - Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat akhirnya benar-benar berlangsung di di Hotel The Hill Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Dalam agenda itu, Kepala Staf Kepresidenan (KSP) ditetapkan sebagai Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat versi KLB menggantikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Namun, Partai Demokrat bakal melacak kadernya yang terlibat di KLB partai berlambang bintang mercy itu. Tak hanya itu, berbagai penolakan KLB Partai Demokrat terjadi di berbagai wilayah dari loyalis AHY.

Salah satunya DPC Partai Demokrat Sragen. Jajaran pengurus telah menggelar rapat dan sepakat untuk menolak KLB. Mereka menganggap KBL tersebut tidak konstitusional karena melanggar AD/ART partai.

Baca Juga: Moeldoko Foto Bareng Peserta KLB di Deli Serdang

“KLB itu syaratnya minimal didukung 2/3 Ketua DPD, separuh ketua DPC di kabupaten/kota dan dapat izin dari Ketua Majelis Tinggi. Jadi, KLB itu tidak konstitusional atau bisa dibilang KLB bodong,” papar Ketua DPC Partai Demokrat Sragen, Budiono Rahmadi dilansir Solopos.com--jaringan Suara.com.

Budiono menegaskan tidak ada kader Partai Demokrat Sragen yang hadir dalam KLB. Dia menegaskan 100 persen kader Partai Demokrat Sragen mendukung AHY.

Sebagai wujud syukur sekaligus menolak bala, pengurus DPC Partai Demokrat Sragen memotong seekor bebek.

Budiono memimpin pemenggalan kepala bebek disaksikan pengurus Partai Demokrat Sragen.

“Bebek ini adalah simbol orang yang tidak punya prinsip dan tidak punya pendirian. Habis gelap terbitlah terang. Biar anjing menggonggong, kafilah berlalu,” papar Budiono.

Baca Juga: Moeldoko Ketum Demokrat, SBY: Bangsa Ini Berkabung, Akal Sehat Telah Mati

Jajaran pengurus DPC Partai Demokrat Sragen menandai penolakan terhadap KLB dengan memotong bebek yang dianggap sebagai simbol orang tak punya prinsip di halaman Kantor DPC Partai Demokrat Sragen, Jumat (5/3/2021). [Solopos.com/Moh. Khodiq Duhri]
Jajaran pengurus DPC Partai Demokrat Sragen menandai penolakan terhadap KLB dengan memotong bebek yang dianggap sebagai simbol orang tak punya prinsip di halaman Kantor DPC Partai Demokrat Sragen, Jumat (5/3/2021). [Solopos.com/Moh. Khodiq Duhri]

Budiono menilai tidak ada alasan adanya KLB di Partai Demokrat. Ia merasa yakin Partai Demokrat akan kembali berjaya di bawah pimpinan AHY.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait