- Petugas menemukan korban bernama Guntur Aji Pangestu asal Solo di Banjarmasin dalam kondisi meninggal dunia.
- Jenazah Guntur yang sempat terperangkap di dalam kapal berhasil dievakuasi dan diidentifikasi menggunakan sampel DNA.
- Keluarga menerima jenazah Guntur yang tiba di rumah duka Solo pada Senin untuk dimakamkan.
SuaraSurakarta.id - Guntur Aji Pangestu (27), korban Kapal Virgo Transport 8 asal Kampung Gulon Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres, Kota Solo akhirnya ditemukan.
Guntur ditemukan oleh petugas dalam kondisi sudah meninggal di dalam kamar. Jenazah tiba di rumah duka Gulon RT 02 RW 19 Kelurahan Jebres, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Senin (29/9/2026).
Pantauan di lapangan, isak tangis mewarnai kedatangan jenazah Guntur di rumah duka. Tampak keluarga terutama Ibu Guntur, Sri Mulyani tak kuasa menahan tangis sambil menyebut-nyebut nama putranya.
Kembaran Guntur, Guruh Adi Pangestu menyebut kalau Guntur ditemukan Senin kemarin sekitar pukul 13.00 WIB.
"Kemarin hari senin, jam 1-2 siang. Itu sudah dapat kabar dari Banjarmasin," terangnya saat ditemui, Senin (29/9/2026).
Guruh mengatakan jasad Guntur saat ditemukan itu masih utuh belum ada yang melepuh. Ditemukan di dalam kamar.
"Alhamdulillah dari segi jasad almarhum itu masih lengkap, masih utuh belum ada yang melepuh," ungkap dia.
"Di dalam kamar (ditemukan). Dia terakhit hubungan sama teman dan ngasih tahu itu setelah pijat refleksi," katanya.
Guruh mengaku kalau keluarga merasa lega khususnya ibu, Guntur bisa ditemukan. Kalau sedih pasti karena ditemukan dalam kondisi meninggal.
Baca Juga: Kisah Ahda Dhiyaurrohman, Korban Kapal Virgo Transport 8 Asal Solo, Nekat Merantau Tanpa Restu Ortu
"Ya lega (sudah ditemukan). Tapi ada rasa kehilangan," jelas dia.
Jenazah Guntur dimakamkan di Sasana Untoroloyo, Debegan, Mojosongo, Kota Solo. Sebelum dimakamkan, jenazah di salatkan terlebih dahulu di Masjid Al Hidayah Gulon.
Sementara itu informasi yang diterima, jenazah Guntur sempat terperangkap di dalam kapal. Proses evakuasinya agak susah.
"Untuk proses evakuasinya itu agak susah, karena memang terperangkap di dalam," ujar Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Solo, Edhi Soekono.
Edhi menambahkan jenazah Guntur berhasil di identifikasi pada senin kemarin. Jenazah agak sulit teridentifikasi, dicocokkan dengan sampel DNA dan struktur gigi keluarga.
"Jadi proses pencocokan itu dengan data ante mortem dari pihak keluarga. Jenazah sulit teridentifikasi dari struktur giginya. Dari data-data yang disampaikan pihak keluarga, kesulitannya di sana," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Isak Tangis Iringi Kepulangan Guntur, ABK Kapal Virgo Transport 8 yang Ditemukan di Dalam Kamar
-
Kenal Bulutangkis Sejak Usia 1,5 Tahun, Ini Perjalanan Peraih Emas Asian Games Leo Rolly Asal Klaten
-
BRI Peduli Wujudkan Harapan Murid Ini, Tak Lagi Terhalang Banjir Rob Saat ke Sekolah
-
Pengurus Cabang ORADO Kota Surakarta Dikukuhkan, Siap 'Memintarkan Indonesia' Lewat Olahraga Domino
-
Demi Penuhi Standar, Kendal Tornado FC Bantu Lampu Stadion Sriwedari Rp 1 Miliar