SuaraSurakarta.id - Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka meminta seluruh tempat makan memasang harga normal selama libur Lebaran sehingga tidak merugikan masyarakat.
Langkah itu salah satunya untuk mengantisipasi pedagang menaikkan harga sembarangan alias ngeprik
"Ya seperti di tahun-tahun sebelumnya," kata Gibran dilansir dari ANTARA, Jumat (5/4/2024).
Ia meminta agar pemilik warung makan maupun restoran untuk memasang menu berikut harga yang sesuai.
Menurut dia, aturan tersebut berlaku di semua tempat.
"Tahun lalu kan tidak ada komplain dari masyarakat. Sebelumnya nggak ada pelanggaran," jelas dia.
Meski demikian, untuk tahun ini jika ada komplain atau keluhan dari masyarakat atau konsumen terkait harga makanan yang terlalu mahal agar disampaikan langsung ke dirinya.
"Kalau ada komplain langsung sampaikan ke kami. Kalau ada apa-apa silahkan lapor," katanya.
Ia ingin momentum Lebaran bisa memberikan dampak positif bagi ekonomi di Kota Solo.
Baca Juga: Mudik Lebaran, Gibran Imbau Pemudik Waspadai Titik Kemacetan di Kota Solo
"Kami ingin selama masa Lebaran ini kan masa libur panjang, bisa mentriger pertumbuhan ekonomi, termasuk UMKM bisa ramai," paparnya.
Selain tempat belanja, pihaknya berharap tempat-tempat wisata bisa merasakan dampak baik dari kedatangan para pemudik.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Ahli Waris Protes Keras Rencana Revitalisasi Kawasan Sriwedari, Berpotensi Rugikan Keuangan Negara
-
Duh! Viral Warung Bakso di Klaten Kenakan Tarif AC ke Pembeli
-
Kisah Warga Jatirejo Solo: Bertahun-tahun Hidup Berdampingan dengan Bau Menyengat TPA Putri Cempo
-
Duh! Solo Terancam Krisis Guru Parah: 154 Non-ASN Terancam Diberhentikan, 250 Guru PNS Pensiun
-
Perkuat Wawasan Industri, Sekolah Vokasi UNS Undang Mohammed Aden Suryana Jadi Dosen Tamu