SuaraSurakarta.id - Hasil survei Litbang Kompas terbaru menunjukkan penurunan suara pasangan calin (paslon) Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo pun ikut merespon hasil survei yang juga naiknya pasangan lain yakni Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.
Sosok yang akrab disapa Rudy itu berkeyakinan jika pasangan yang diusung PDI Perjuangan itu tidak tergerus di Jawa Tengah.
Menurutnya, hasil survei terbaru yang dikeluarkan Litbang Kompas merupakan dampak dari kinerja Presiden Jokowi.
"Saya melihatnya (hasil survei) karena tingkat kepuasan kinerja pak Jokowi. Perlu dipahami Prabowo-Gibran, Ganjar-Mahfud, Anies-Gus Imin ini bukan Pak Jokowi," kata Rudy, Selasa (12/12/2023).
Menurutnya, ketiga paslon capres-cawapres yang maju kali ini merupakan sosok baru, sehingga masih dalam kondisi berjuang.
"Mereka ini kan sosok-sosok baru yang berjuang untuk kepentingan bangsa dan negara," jelas dia.
Dalam survei Litbang Kompas periode 29 November-4 Desember 2023 yang dirilis Senin (11/12/2023), suara pasangan Ganjar-Mahfud di Jateng sebelumnya pada bulan Agustus sebesar 62%, merosot menjadi 31,6% pada periode November-Desember.
Sedangkan suara Prabowo-Gibran naik dari 19,6% menjadi 29,6%, sementara Anies-Muhaimin dari 1,6% menjadi 4,1%.
Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komaruddin menilai pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD harus mencari cara dan strategi yang kreatif untuk bisa diterima oleh pemilih pemula, milenial, dan gen z.
Langkah itu menurut dia untuk meningkatkan elektabilitas paslon tersebut yang mengalami tren penurunan dibandingkan paslon lain.
"Kampanye yang dilakukan harus ada diferensiasi atau pembeda dari capres lain. Ganjar-Mahfud harus kerja keras dan maksimal mencari skema dan format kampanye yang cocok dan kreatif dan memiliki diferensiasi dibandingkan capres lain," kata Ujang dikutip dari ANTARA.
Sementara Ketua Divisi Kampanye Nasional Bappilu DPP Partai Hanura Jimmy Charles Kawengian mengatakan pihaknya menghormati hasil survei berbagai lembaga terkait elektabilitas capres-cawapres.
Dia mengatakan hasil survei Kompas akan dijadikan sebagai bahan introspeksi bagi tim internal Ganjar-Mahfud.
"Ini jadi pecutan bagaimana menaikan elektabilitas Ganjar. Seperti apa langkahnya, kami ada strateginya," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
Heboh Isu Larangan Memakai Jilbab Saat Wawancara Magang di Solo Safari, PKS Turun Langsung
-
Canggih! Ompreng Makan Bergizi Gratis di Solo Lewati Sinar UV dan Disegel 360 Derajat
-
Dukung Program 3 Juta Rumah, BRI Salurkan KPP Rp427,5 Miliar di Jakarta
-
Keluarga Masuk Daftar Ahli Waris Sengketa Lahan Sriwedari, Wali Kota Solo Respati Ambil Sikap Tegas!
-
Kemenpora Beri Penghargaan Indonesia Sports Industry of the Year 2026 kepada BRI