Ronald Seger Prabowo
Selasa, 10 Oktober 2023 | 17:51 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan saat ditemui di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Serangan, Bali, Selasa (25/7/2023) (suara.com/Putu Yonata Udawananda)

SuaraSurakarta.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan dirawat di rumah sakit Singapura.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menjelaskan, Luhut mendapatkan perawatan karena kelelahan usai empersiapkan penyelenggaraan KTT AIS Forum 2023.

"Alhamdulillah saya baru dapat berita beliau berangsur pulih," kata Sandiaga dilansir dari ANTARA, Selasa (10/10/2023).

Setelah menjalani istirahat, kondisi kesehatan Luhut Binsar Pandjaitan saat ini sudah berangsur membaik dan diharapkan bisa segera kembali beraktivtas normal.

Seperti diketahui, Luhut ditunjuk jadi penanggung jawab substansi KTT AIS 2023 yang berlangsung di Bali oleh Presiden Jokowi.

Penunjukkan Luhut sebagai pemimpin KTT AIS 2023 tercantum dalam Keputusan Presiden RI No 20 Tahun 2023 pasal 7 tentang "Panitia Nasional Penyelenggaraan Forum Negara Pulau dan Kepulauan".

Profil Luhut Binsar Pandjaitan

Luhut adalah putra pertama dari lima bersaudara dari pasangan Bonar Pandjaitan dan Siti Frida. Ia lahir pada 28 September 1947 di Toba Samosir, Sumatra Utara.

Ayah Luhut sempat bekerja sebagai sopir bus, tetapi suatu hari nasibnya berbalik ketika bekerja di perusahaan dan disekolahkan di Amerika Serikat.

Baca Juga: Australia Ogah Ajak Indonesia Jadi Tuan Rumah Piala Dunia 2034 Sebab Tragedi Kanjuruhan

Setelah lulus SMA, Luhut masuk Akademi Militer (Akmil) Angkatan Darat. Selama menjalani pendidikan militer, dirinya berkali-kali mendapat penghargaan sebagai lulusan terbaik.

Beberapa di antaranya adalah Adhi Makayasa untuk lulusan terbaik AKABRI bagian Darat pada 1970 dan pada 1971 mendapat tiga penghargaan sekaligus: lulusan terbaik Kursus Dasar Kecabangan Infanteri (SUSSARCABIF), Sangkur Perak Komando untuk lulusan terbaik Kursus Komando, dan Trophy Payung Emas untuk lulusan terbaik Kursus Lintas Udara.

Karier cemerlang Luhut di bidang kemiliteran tak serta merta membuatnya berpuas hati. Pada 2004 ia mulai merintis bisnis di bidang energi dan pertambangan.

Ia mendirikan PT Toba Sejahtera, yang bergerak di sektor pertambangan batu bara dan memiliki anak usaha di sektor minyak dan gas, perkebunan, dan kelistrikan.

Selain militer dan bisnis, Luhut juga melebarkan sayap kariernya di politik dengan bergabung ke Partai Golkar. Pada 2008 ia menjadi Wakil Ketua DPP Partai Golongan Karya, tetapi keluar pada 2014 karena mendukung Jokowi di Pilpres 2014.

Setelah Jokowi memenangkan kontestasi politik itu melawan Prabowo Subianto - Hatta Rajasa, Luhut diangkat sebagai Kepala Staf Kepresidenan.

Load More