SuaraSurakarta.id - Pemkot Solo mulai menghitung total kerugian warga akibat kebakaran yang terjadi di Kampung Joyosudiran, Kecamatan Pasar Kliwon, sejak Selasa-Rabu (3-4/10/2023).
Wakil Wali Kota Solo Teguh Prakosa, Rabu mengatakan Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperum KPP) Kota Solo juga sudah melihat kondisi rumah warga yang terdampak kebakaran.
"Kami sudah menghitung, tapi angka belum bisa dilihat. Nanti ada tim dari Perkim yang appraisal, bangunan seperti apa, kekuatan yang terbakar seperti apa, apakah perlu tambal sulam atau harus dirobohkan," kata Teguh dilansir dari ANTARA, Rabu (4/10/2023).
Ia mengatakan hal tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko penghuni selanjutnya.
"Kekuatan tembok, batu bara biar Perkim saja untuk kemudian melaporkan ke pak wali. Segera kami tindaklanjuti," ujar dia.
Pihaknya berharap 1-2 hari ke depan akan ada tindak lanjut dari kejadian tersebut.
Sementara itu, ia mengatakan para pengungsi hingga saat ini masih ditampung di Kantor Kelurahan Pasar Kliwon.
"Dapur umum semalam juga sudah berjalan, sumbangan dari masyarakat banyak sekali. Ini harus dimana agar tidak salah sasaran," paparnya.
Sementara itu, dikatakannya, hingga saat ini ada lima rumah yang terkena api akibat kejadian tersebut.
"Kalau KK (warga, Red.) ada empat, lima (ditambah, Red.) tempatnya pak Ahmad (pemilik gudang rongsok, Red.). Kami menyelesaikan rumah tinggal dulu, itu penting," jelas dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Dari UMKM hingga Pekerja Migran, Ini 8 Kontribusi BRI untuk Indonesia
-
Hujan Uang di Klaten! Pengunjung Rebutan Segepok Rupiah dari Atas Flying Fox
-
BRI Peduli Respons Cepat Gempa Flores, Bantuan Disalurkan ke Maumere dan Mbay
-
Keren! Warga Nguter Sukoharjo Buat Replika Menara Eiffel Setinggi 23 Meter dari Ratusan Bambu
-
Transformasi Digital BRI Bersama Danantara, BRImo Layani 49,7 Juta Pengguna