SuaraSurakarta.id - Pemerintah Desa (Pemdes) Godog Kecamatan Polokarto, Sukoharjo akhirnya merealisasikan program-program dari anggaran dana desa (DD) yang sempat dipersoalkan warga.
Warga yang kemarin sempat menggeruduk kantor Balai Desa yang minta pertanggungjawaban kepala desa (kades) akhirnya bisa menerima.
"Tindak lanjut yang kemarin, alhamdulillah hari ini sudah selesai. Selesai dalam arti sudah didistribusikan tadi pagi jam 09.00 WIB," ujar Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Godog, Sumadi saat ditemui, Kamis (6/7/2023).
Menurutnya memang ada yang belum terealisasi saat ini tapi akhir tahun, itu seperti honor guru TPQ. Karena memang seperti tahun-tahun sebelumnya diserahkan akhir tahun terus.
"Alhamdulillah sudah selesai semua. Bahkan besok anggaran tahap 2, insya allah akan direalisasikan," katanya.
Sumadi mengatakan pengawasan akan terus dilakukan kalau memang apa yang sudah dianggarkan dan belum direalisasikan akan diingatkan. Ini untuk mengantisipasi adanya polemik dan kejadian seperti kemarin.
"Tugas BPD kan mengingatkan. BPD itu mitra kerja dari Pemdes. Jadi Semuanya sudah clear dan tidak ada permasalahan seperti yang terjadi," sambung dia.
Sementara itu Camat Polokarto, Heri Mulyadi mengatakan sudah mengumpulkan Pemdes, BPD, dan perwakilan warga yang kemarin datang.
Sesuai kesepakatan batas waktu yang diberikan sama warga, akhirnya sudah direalisasikan.
Baca Juga: Audiensi dengan Pimpinan DPR RI, Apdesi Usul Dana Desa Diambil 10 Persen dari APBN
"Prinsipnya kita sudah melaksanakan, yang pertama anggaran dana desa tahap 1 sudah terealisasi. Yang belum terealisasi beberapa tapi itu masih dalam pengerjaan," ungkapnya.
Hanya anggaran honor guru TPQ yang belum. Karena honor tersebut biasanya dibayarkan pada akhir tahun atau dirapel.
Heri mengatakan warga sudah bisa menerimanya, sehingga tidak ada masalah lagi. Untuk keuangan juga tidak ada masalah, tadi sudah diperlihatkan juga buku rekening.
"Buki rekening sudah dilihat, sudah sesuai apa yang diharapkan warga," tandas dia.
Kontributor : Ari Welianto
Berita Terkait
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
BRI Perkokoh Reputasi Nasional, Nilai Merek Capai USD6,9 Miliar Versi Brand Finance
-
BRI Wealth Management Tambah Tiga Reksa Dana Baru untuk Optimalkan Diversifikasi Portofolio
-
HYDROPLUS Soccer League 2026/2027 Libatkan 110 Tim, Perluas Pembinaan Sepak Bola Putri ke Solo
-
Bertemu Presiden Prabowo, Jokowi Akui Tak Bahas Putusan MK, Tapi Kemenangan Timnas Indoenesia
-
Jokowi Buka Suara Soal Polemik Ijazah Gibran: Setiap Negara Punya Sistem Berbeda!