SuaraSurakarta.id - Warga Dusun Dumung, Desa Nangsri, Kecamatan Manisrenggo, Klaten, digegerkan dengan kasus pembunuhan disertai mutilasi, Kamis (22/6/2023) pagi.
Korban diketahui seorang wanita yang dibunuh dan dimutilasi di sebuah rumah kontrakan.
Melansir Timlo.net--jaringan Suara.com, seorang warga setempat Dwi Riyawan (42) menceritakan, awalnya warga beraktivitas di pagi hari seperti biasa.
Namun kemudian dikejutkan dengan kedatangan belasan petugas kepolisian dari Polres Klaten yang menyambangi sebuah rumah kontrakan yang dihuni tiga orang.
Baca Juga: Kakek Penjaga Konter Pulsa di Depok Tewas Ditusuk, Pembunuhnya Buron
"Sekitar pukul 05.00 WIB sudah banyak polisi. Saya tahunya dari polisi, kalau di rumah itu ada korban pembunuhan," ungkap Dwi Riyawan (42).
Dia mengatakan, kedatangan petugas untuk melakukan olah TKP kasus pembunuhan disertai mutilasi di sebuah rumah kontrakan milik warga setempat.
Padahal selama beberapa hari terakhir, di rumah itu tidak ada aktivitas yang mencurigakan.
Menurutnya, korbannya seorang perempuan bukan warga asli desa setempat. Penghuni rumah itu hanya ngontrak. Sebelum kejadian itu, ada tiga orang yang menempati rumah itu. Dua pria satu wanita.
"Korbannya perempuan. Kepalanya di ruang tamu, badannya di kamar tidur. Bukan orang sini, mereka ngontrak," jelas dia.
Baca Juga: Throwback Crime Story: Pembunuhan Sadis Sisca Yofie, Berawal dari Rambut Dijambak Saudara
Warga lain, Dasiyem (60) menyebut, dirinya sempat melihat ada ada aktivitas di lokasi kejadian, ada mobil keluar rumah. Sebab, rumahnya tepat berada di depan rumah TKP.
"Sekitar jam 01.30 WIB, ada mobil keluar rumah. Tapi saya lanjutkan membuat susu untuk cucu saya," kata Dasiyem.
Saat kejadian, tuturnya, dirinya tidak menaruh kecurigaan apapun. Sebelumnya seluruh penghuni rumah sempat menjemur beras
"Mboten enten mbengok mbengok, gak dengar apa-apa, ribut juga enggak," jelasnya.
Dasiyem melanjutkan, penghuni rumah itu termasuk korban, merupakan warga Temanggung.
"Korbannya masih singel, memang belum berumah tangga. Disitu tinggal bertiga, cowok dua, cewek satu," kata Dasiyem.
Berita Terkait
-
Tim Kuasa Hukum Juwita Minta Penyidik Lakukan Tes DNA Guna Mengetahui Sperma di Rahim Jenazah
-
Kronologi Pemerkosaan Jurnalis Juwita Sebelum Dibunuh, Terduga Pelaku Anggota TNI AL
-
Daihatsu Xenia Jadi Barang Bukti Pembunuhan Wartawan di Banjarbaru
-
Femisida Intim di Balik Pembunuhan Jurnalis Juwita oleh Anggota TNI AL
-
Pembunuhan Jurnalis Juwita: Denpom AL Balikpapan Bergerak Cepat, Motif Pembunuhan Masih Misteri
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Laptop, Dompet, Jaket... Semua 'Pulang'! Kisah Manis Stasiun Gambir Saat Arus Balik Lebaran
-
4 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Free Fire, Terbaik April 2025
-
9 Rekomendasi HP Murah Rp 2 Jutaan Lancar Main Game, Terbaik April 2025
-
Seharga Yamaha XMAX, Punya Desain Jet: Intip Kecanggihan Motor Listrik Masa Depan Ini
-
Demi Jay Idzes Merapat ke Bologna, Legenda Italia Turun Gunung
Terkini
-
Kabar Gembira dari Boyolali: Harga Bahan Pokok Stabil Usai Lebaran
-
Kisah Perjalanan Kembali: Pemudik Solo Raya Ikuti Program Balik Gratis Kemenhub
-
One Way dan Contraflow Kunci Kelancaran Arus Balik Lebaran 2025
-
Tewaskan Bocah 12 Tahun, Ini Kronologi Pohon Tumbang di Bumi Sekipan Tawangmangu
-
Lebaran Kelabu: Pohon Tumbang di Bumi Sekipan Tawangmangu, Bocah 12 Tahun Meninggal Dunia