SuaraSurakarta.id - Satreskrim Polresta Solo mengungkap peran tiga pelaku sindikat pembobolan ATM dengan modus ganjal dengan tusuk gigi.
Seperti diketahui, tiga pelaku berhasil dibekuk masing-masing Asep (26) warga Lampung, Indra (38) warga Lampung, dan Amin (39) warga Kalideres Jakarta Barat.
Ketiganya berhasil dibekuk Tim Resmob Satreskrim Polresta Solo di wilayah Jawa Timur.
Video detik-detik pelaku melancarkan aksinya diunggah akun Instagram @resmobpolrestaska.
Dalam video singkat, terlihat dua pelaku Asep dan Indra melancarkan aksinya di sekitar korban yang sedang menggunakan mesin ATM.
Pelaku Asep terlihat mengintai korban yang ingin bertransaksi di mesin ATM. Sementara pelaku Indra pura-pura bertransaksi di mesin ATM sebelahnya.
Hanya berselang beberapa menit, pelaku berhasil menukar ATM milik korban dengan yang dibawa pelaku yang kemudian meninggalkan lokasi.
"Kepada warga masyarakat Kota Surakarta agar selalu lebih berhati hati dan di perhatikan. Jangan smpai memberikan kode pin kartu ATM kepada orang yang tidak dikenal dan mohon di jaga kerahasiaan pin anda pada saat melakukan transaksi transfer / tarik tunai di sebuah Anjungan Tunai Mandiri (ATM)," tulis keterangan @resmobpolrestaska.
Kapolresta Solo Kombes Pol Iwan Saktiadi memaparkan, kasus itu bermula saat korban berinisial DN akan melalukan transfer di mesin ATM sebuah bank swasta di salah satu minimarket yang ada di Banjarsari Solo, Jumat (10/2/2023) silam.
Namun, lanjut dia, korban mengalami kendala tidak bisa memasukkan kartu ATM.
"Beberapa saat kemudian, korban dihampiri dua orang (Indra dan Asep). Pada saat itu, si korban menganggap ATM miliknya tertelan," paparnya.
Setelah itu, lanjut Iwan, korban datang ke kantor bank yang dimaksud dan mengatakan bahwa kartu ATM miliknya telah tertelan. Selanjutnya, pihak bank membuatkan kartu ATM yang baru.
"Saat korban akan melakukan transaksi, ternyata saldo di dalam tabungannya berkurang dan ketika melakukan cek saldo hanya tersisa Rp 11 juta," jelasnya.
Iwan menambahkan, tak lama setelah melihat saldo di rekeningnya tersebut, korban meminta rekening koran dan ternyata ada transaksi yang tidak diketahui.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Grace Natalie Pamer Kaos Jokowi Berjaket PSI, Isyarat Gabung Makin Kuat
-
Jokowi Ulang Tahun ke-65, Warga Geruduk Kediaman Pribadi di Sumber Solo
-
Bulog Surakarta Optimistis Target Penyerapan Beras Tercapai Sebelum Akhir Tahun
-
Viral Peserta Pria Pakai Kebaya di Malam 1 Suro Pura Mangkunegaran Surakarta
-
Dua Residivis Curanmor Ditangkap Polresta Solo, Gasak Motor dan Ponsel Warga yang Tertidur