SuaraSurakarta.id - Psikolog klinis Lathifah Utami, anggota Himpunan Psikologi Indonesia, mengungkapkan cara mengelola stres yang baik agar tidak berujung kepada gangguan kesehatan mental.
"Kenali akar masalah dan tetapkan langkah penyelesaiannya," kata Lathifah dikutip dari ANTARA, Rabu (12/10/2022).
Ia mengatakan jika seseorang merasa kesulitan untuk mengatasinya, carilah orang yang dipercaya atau anggap kompeten seperti tenaga profesional seperti psikolog atau psikiater untuk berdiskusi.
Dengan demikian, masalah bisa dilihat dari sudut pandang lain. Diskusi itu juga menghasilkan referensi penyelesaian masalah yang berbeda.
"Harapannya, kita menjadi lebih siap dalam mengatasi tekanan tersebut," katanya.
Menurut Lathifah, tekanan pasti selalu ada dalam hidup yang datang dari keluarga, pertemanan bahkan pekerjaan. Stres sebenarnya dibutuhkan manusia agar dapat berkembang, namun tekanan itu haris dikelola secara konstruktif agar memberikan manfaat, bukannya dampak buruk.
Cara lainnya untuk mengelola stres adalah meluangkan waktu untuk melakukan kegiatan yang disukai.
"Seringkali ketika fokus dalam suatu persoalan seperti pekerjaan, kita melupakan perlunya melakukan aktivitas yang menyenangkan bagi diri kita seperti melakukan hobi, berekreasi, relaksasi," ujar dia.
Padahal, aktivitas menyenangkan diperlukan untuk menjaga keseimbangan dalam hidup.
Baca Juga: Viral Kuis di TikTok, Ini Link dan Cara Main Kalkulator Kesehatan Mental
Dia juga menyarankan untuk membuat prioritas, sebab stres dapat muncul ketika beragam tugas, tanggung jawab atau pilihan hadir di hadapan seseorang secara bersamaan.
"Maka dari itu, membuat prioritas dapat menjadi langkah awal," katanya.
Tentukan prioritas berdasarkan tingkat kepentingan dan urgensi. Dengan demikian, seseorang dapat lebih fokus dalam menyelesaikan persoalan dan menentukan langkahnya.
Setelah berusaha segenap tenaga, yang terakhir bisa dilakukan adalah berdoa dan ikhlas atas hasilnya.
"Ketika upaya sudah dikerahkan untuk mengatasi suatu masalah, maka serahkan dan pasrahkan hasilnya kepada tuhan YME," katanya.
Berdoalah untuk dapat hasil yang terbaik. Tetapi bila apa yang terjadi tidak sesuai dengan keinginan tetap yakinkan hati bahwa itu memang hal terbaik dan pasti ada pelajaran yang bisa dipetik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Hasil Porprov Jateng 2026: Tumbang dari Semarang, Tim Softball Solo Sabet Medali Perak
-
Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi
-
Undangan Sudah Diterima, Jokowi dan Ajudan Tegaskan Bakal Hadir Jadi Saksi di Sidang Roy Suryo
-
Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'
-
Refleksi 100 Tahun Sumpah Pemuda, GSI Kumpulkan Ratusan Anak Muda Lintas Organisasi di Kota Solo