SuaraSurakarta.id - Bantuan kemanusiaan pemerintah dan masyarakat Indonesia sudah tiba di Karachi, Pakistan. Setibanya di Bandar Udara Jinnah, bantuan logistik segera diturunkan dan dilakukan serah terima secara simbolis kepada Pemerintah Pakistan.
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kemanusiaan Muhadjir Effendy yang didampingi Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana Suharyanto dan Ketua Komisi VIII DPR Ashabul Kahfi menyampaikan bantuan kemanusiaan kepada Pemerintah Provinsi Sindh yang wilayahnya terdampak banjir besar sejak pertengahan Juni lalu.
Saat menyerahkan secara simbolis, Muhadjir menyampaikan ucapan belasungkawa dan simpati dari Presiden Joko Widodo kepada rakyat dan Pemerintah Pakistan.
“Presiden Joko Widodo juga menyampaikan perhatian yang besar terhadap bencana yang menimpa masyarakat Paksitan. Bencana ini disebabkan oleh hujan lebat yang berdampak banjir besar dan tanah longsor,” ujar Muhadjir.
Muhadjir berharap bantuan dari pemerintah dan masyarakat Indonesia dapat membantu meringankan beban penderitaan para korban bencana banjir.
Melalui semangat solidaritas, kemanusiaan dan kerja sama dua belah pihak, Pemerintah Indonesia membantu dan bantuan logistik untuk mendukung Pakistan dalam situasi sulit ini.
Penyerahan secara simbolis dihadiri otoritas Pakistan, yaitu Menteri Provinsi Sindh di Bidang Tenaga Kerja Saeed Ghani dan Kesejahteraan Sosial Sajid Jokhio.
Selanjutnya, rombongan delegasi Indonesia menuju shelter tempat para korban banjir tinggal sementara yang berlokasi di Government Boy School Madu Goth, Ghulsan-e-Iqbal. Saat berada di shelter tersebut, Menko PMK dan Kepala BNPB menyerahkan bantuan paket keluarga kepada 75 KK atau 225 penyintas yang berasal dari Distrik Dadu, Sindh.
Bantuan paket keluarga tersebut terdiri atas water cooler, kelambu, susu kemasan, beras, minyak goreng, gula, the dan biskuit. Bantuan ini disampaikan para warga ketika tim Advanced BNPB meninjau shelter ini dua hari sebelumnya, Minggu (25/9).
Pada kunjungan singkat ke Karachi, turut hadir bersama Muhadjir, antara lain Duta Besar Indonesia untuk Pakistan Adam Mulawarman Tugio, Konsul Jenderal RI di Karachi June Kuncoro Hadiningrat, Sesmenko PMK, Deputi 2 Kemenko PMK, Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB, Direktur Aselteng Kemenlu, dan Widyaiswara Ahli Utama BNPB.
Menko PMK dalam keterangan pers setelah kunjungan menyampaikan pihaknya akan melaporkan situasi lapangan kepada Presiden Jokowi untuk mendukung rencana bantuan lanjutan. Pemerintah Indonesia akan menggandeng berbagai pihak untuk membantu pada tahap pemulihan. Awal Oktober ini, Pemerintah Indonesia akan mengirimkan tim medis untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat terdampak. Rencana ini masih akan didiskusikan dengan pihak Badan Penanggulangan Bencana Pakistan.
Baca Juga: Negaranya Dilanda Banjir Dan Krisis Ekonomi, Menkeu Pakistan Mundur
Dua pesawat jenis Airbus (A)-330 yang dioperasikan Garuda Indonesia tiba di Bandara Jinnah dan langsung dilakukan bongkar muat menuju gudang yang telah disiapkan otoritas Pakistan. Pesawat pertama tiba pukul 09.00 waktu setempat, dan berselang satu jam kemudian pesawat lainnya tiba.
Bantuan Pemerintah Indonesia terdiri dari tenda keluarga 50 unit, matras 10.000 lembar, selimut 10.000 lembar, baju anak 10.000 potong, baju dewasa 10.000 potong, kantung tidur 10.000 buah, kelambu 5000 buah, alat tes antigen 2.000 paket, peralatan kebersihan 5.000 paket dan genset 2 kilo volt ampere 200 unit. Sedangkan terkait dengan sektor kesehatan, pemerintah juga mengirimkan paket obat-obatan sebanyak 87 kotak, paket logistik kedaruratan kesehatan lingkungan 250 paket dan polybag dengan jumlah 1.000 lembar.
Berita Terkait
-
2.820 Personel Gabungan Dikerahkan dalam Pertandingan Vietnam Vs Pakistan di SUGBK
-
Aamir Khan Bintangi Film Lalkaara, Angkat Kisah Luka Sejarah India-Pakistan
-
Kelompok Houthi Ancam Pakistan dan Turki: Jangan Ikut Campur Bela Arab Saudi
-
Bantuan Kemanusiaan Buat Korban Bencana RI, Dari Karhutla hingga Gempa NTT
-
Di Depan Prabowo, Zulhas Pamer Rp8 Miliar Hasil Potong Gaji Anggota DPR PAN untuk Rakyat
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
Raffi Ahmad Batal, Ndarboy Genk dan Bayu Skak Putuskan Mundur, GSI Youth Fest di Solo Tetap Digelar
-
Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris
-
Kisah Cinta Putri Mangkunegaran dan Bos Rosalia Indah: Sempat Putus 10 Tahun, Kini Bersemi Lagi
-
MilkLife Strikers Lolos ke Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia
-
Geger Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan!