Sementara itu, pengelola D’Trans, Hasbindi Haris Pasetyo menjelaskan, D’Trans memiliki kepanjangan D’Lawu Terminal Restoran Nusantara, salah satu restoran yang memiliki konsep unik di daerah Tawamangu dengan sajian menu khas Nusantara.
Mas Haris, sapaan akrab Hasbindi Haris ini mengaku, D’Trans masih berada dalam satu lokasi dengan D’Lawu Bistro dan Mountain Cottage. Dengan luasan 1.500 meter persegi, D’Trans juga menyediakan playground atau arena bermain bagi anak-anak.
"D’Trans ini menonjolkan konsep restoran dengan menu nusantara. Kami siapkan suasana seperti di terminal, karena di dalam satu area ada dua unit bus klasik atau kuno. Customer bisa santap makanan bersama keluarga di dalam bus," jelas pengusaha muda yang digadang2-gadang bakal masuk bursa calon anggota DPRD Jateng dari Partai Golkar itu.
Pengusaha muda yang juga fungsionaris DPRD Provinsi Dapil 7 Jateng ini berharap, kehadiran D'Trans dengan menonjolkan menu nusantara ini bisa memberikan variasi wisata kuliner bagi wisatawan yang berkunjung ke Tawangmangu.
Baca Juga: Jokowi: 65,4 Juta UMKM, Baru 19 Juta yang masuk Platform Digital
"Sebelum puncak Grand Opening D’Trans dengan penandatanganan oleh Pak Bupati, kami juga mengajak 250 goweser Solo Raya dengan finis di D’Trans. Selain itu, kami juga memberikan santunan kepada 60 warga di sekitar D’Trans," katanya.
Bupati Karanganyar, Juliyatmono menyambut baik dengan hadirnya Restoran D’Trans yang merupakan pengembangan dari D’Lawu Bistro dan Mountain Cottage dalam satu kawasan.
"Pemkab Karanganyar selalu mendukung para pengusaha untuk mengembangkan usaha di Karanganyar. Saya ucapkan selamat untuk grand opening Restoran D’Trans. Saya harapkan bisa menjadi salah satu lokasi kuliner ikonik yang berada di Tawangmangu," kata Juliyatmono.
Dalam kesempatan itu, Wakil Walikota Solo, Teguh Prakosa juga turut hadir. Menurutnya, bisnis wisata dan kuliner pasca pandemi Covid-19 menjadi salah satu pilihan bagi para pengusaha.
"Setelah dua tahun terakhir kita semua dibatasi (aktifitas bepergian), tentu masyarakat ingin kembali lagi seperti sebelum pandemi. Sehingga, geliat dari bisnis kuliner ini sangat positif," katanya.
Baca Juga: Rumus Keuntungan dan Cara Menghitung Keuntungan Jualan
Di Restoran D’Trans memiliki beberapa menu andalan, yakni satai ayam lilit khas Bali, nasi bakar komplet khas Sunda, ayam gongso khas Jawa, nasi sati, nasi liwet khas Solo, nasi goreng Jawa, nasi rendang khas Padang, nasi timbel khas Sunda, dan ayam bumbu rica-rica yang kaya akan rempah-rempah.
Berita Terkait
-
Konsisten Terapkan Prinsip ESG untuk Bisnis Berkelanjutan, BRI Raih 2 Penghargaan Internasional
-
Mau Buka Bisnis Rumahan, Ini Pilihan Pinjaman Modal Usaha Untuk Ibu Rumah Tangga
-
Karier dan Bisnis Najwa Shihab, Heboh Rumor Masuk Radar Kabinet Prabowo Gegara Sikap Diam
-
Dasco Sebut DPR Kini Telah Siapkan Formulasi Baru Untuk Bahas Undang-Undang
-
Sumber Kekayaan Vicky Prasetyo, Tak Main-Main Gelontorkan Rp1 Miliar untuk THR
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
Cek Pos Pam Ops Ketupat Candi, Kapolresta Solo Pastikan Pengamanan Arus Balik Lancar
-
Sambangi Lokasi Banjir di Sambirejo, Wali Kota Solo Siapan Berbagai Penanganan
-
Terendam Banjir, Underpass Simpang Joglo Solo Ditutup Total
-
Sempat Tak Percaya, Ini Momen Bima Arya Kaget Ada Wisata Jokowi di Solo
-
25 Kepala Daerah Ikuti Retret Gelombang Kedua, Ini Kata Wamendagri