Siswanto
Jum'at, 09 September 2022 | 13:58 WIB
Ilustrasi jembatan gantung ambruk [Kapol.id]

SuaraSurakarta.id - Saat puluhan murid dan guru SMP Negeri 1 Pajarakan melintas, jembatan gantung penghubung Kecamatan Kraksaan dan Kecamatan Pajarakan, Probolinggo, ambruk pagi tadi.

Murid dan guru yang sedang mengikuti acara jalan sehat untuk memperingati Hari Olahraga Nasional itu pun berjatuhan ke sungai, demikian laporan Beritajatim.

Sejumlah orang terluka dan mereka dievakuasi ke pusat kesehatan masyarakat Pajarakan dan RSUD Jati Pajarakan.

Camat Pajarakan Rachmad Hidayanto mengonfirmasi terjadinya peristiwa itu.

Murid dan guru memulai jalan sehat dari sekolah mereka dan akan diakhiri di tempat yang sama.

Rutenya melewati Desa Kregenan dan Desa Rondokuning. Ketika barisan melewati jembatan, mendadak jembatannya ambruk.

Laporan Timesindonesia menyebutkan penyebab jembatan ambruk diduga karena terlalu banyak orang yang melintasi jembatan.

Seorang warga bernama Sambiyadi mengatakan peserta acara jalan sehat ratusan orang. Jembatan ambruk pada saat kelompok terakhir melintas.

"Kelompok yang terakhir yang melintas sekitar 40 siswa dan siswi SMPN itu, yang diujung barat jembatan selamat, yang di tengah dan di ujung timur yang apes ikut ambruknya jembatan gantung itu," katanya.

Baca Juga: Jembatan Gantung di Probolinggo Terputus, Puluhan Siswa SMP Terjatuh

Load More