SuaraSurakarta.id - Sprinter Eko Nugraha mampu menyumbangkan medali emas bagi Indonesia di ASEAN Para Games 2022. Turun di nomor 200 meter T12 putra, Eko menjadi yang tercepat dan meraih medali emas untuk Indonesia.
Saat mencapai garis finish di lintasan di Stadion Manahan Solo, ia langsung berselebrasi dengan melepas dan menunjukkan sepatu serta mengalungkan ke leher. Setelah itu membentangkan bendera merah putih dan menciumnya.
Eko memiliki maksud dan tujuan kenapa melakukan selebrasi melepas sepatu dan menggantungkan di leher saat sampai finish. Karena sepatu yang dipakai untuk bertanding ini sangat spesial dan memiliki makna tersendiri.
"Ini sepatu pilihan dari istri saya untuk bertanding," ujar Eko saat ditemui di Stadion Manahan Solo, Selasa (2/8/2022).
Eko pun sudah berjanji kepada istrinya jika kelak saat bertanding di ASEAN Para Games memperoleh medali emas. Akan menulis nama istri dan anak di sepatu dan sepatu ini pun akan terus dipakai saat bertanding.
"Dulu saya sudah berjanji ke istri jika dapat medali emas akan menulis namanya dan anak di sepatu. Alhamdulillah, Allah SWT telah memberikan kemudahan hari ini telah memberi kesempatan untuk juara satu. Langsung saya tulis tadi nama istri dan anak di sepatu," terang atlet asal Medan ini.
Eko pun menceritakan, dulu pernah cerita sama istri jika sepatu yang dipakai sudah koyak (robek) dan sudah tidak punya uang. Lalu istri menyarankan agar beli sepatu yang dipakai sekarang dengan harga Rp 3.000.000.
"Jadi istri itu mengirim, sudah ini beli sepatunya model ini saja. Dulu beli sepatu ini harganya sekitar Rp 3 juta," ungkap dia.
Setelah membeli, sepatu langsung dipakai untuk latihan dan setiap ada pertandingan. Sebenarnya masih ada satu sepatu lagi tapi, karena sepatu ini pemberian dari istri pakai yang.
Baca Juga: Tiga Atlet Para Badminton Thailand Positif COVID-19
"Saat sepatu pemberian dari istri dipakai, mungkin lebih mendapat power tambahan dari sepatu itu. Mulai pakai sepatu pemberian istri ini sejak awal tahun 2022 ini," katanya.
Eko menegaskan, jika sepatu yang sangat spesial sekali dan menjadi keberuntungan juga saat bertanding. Sepatu ini pun akan terus dipakai sampai kapanpun, apalagi di ASEAN Para Games akan turun beberapa nomor dan diharapkan menjadi yang terbaik.
"Insya allah, akan terus saya pakai, karena ini sangat spesial. Mudah-mudahan bisa beruntung," sambung dia.
Ada lima nomor yang rencana akan diikuti pada multievent ini, yakni di nomor 100 meter, 200 meter, 400 meter, estafet 4 x 500 meter dan 4 x 100 meter. Tapi yang menjadi fokus di nomor 100 meter dan 200 meter untuk meraih medali.
Saat tanding 200 meter tadi, sempat ada kendala. Untuk pemanggilannya itu mendadak, sehingga tidak bisa melakukan persiapan tapi langsung bertanding.
"Tadi tidak ada pemanasan, karena pemanggilannya terlalu mendadak. Tapi karena tekad yang sangat kuat, tapi alhamdulillah berkat dukungan masyarakat Indonesia bisa meraih yang terbaik," paparnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Belasan Karyawan Pabrik Tas Perempuan di Solo Alami Kesurupan, Teriak-teriak Histeris
-
Kisah Cinta Putri Mangkunegaran dan Bos Rosalia Indah: Sempat Putus 10 Tahun, Kini Bersemi Lagi
-
MilkLife Strikers Lolos ke Final Singa Cup 2026, Tantang Wakil Malaysia
-
Geger Penggeledahan Ponpes Hamalatul Quran, Kapolres Sukoharjo Dinonaktifkan!
-
Tunggakan Sewa Manahan Persis Solo, Penegak Hukum Didesak Telusuri Dugaan Pelanggaran